Berita

Jurubicara Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Husein Abdullah. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Bisnis

Lippo Terapkan Serakahnomics Comot Tanah JK

SELASA, 18 NOVEMBER 2025 | 17:46 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Klaim Lippo melalui PT. Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) atas lahan seluas 16,4 hektare (ha) di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan dianggap sebagai sikap dari kelompok yang menganut Serakahnomics.

Jurubicara Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Husein Abdullah membantah klaim Lippo yang mengaku memegang Surat Keputusan (SK) Gubernur No118/XI/1991 tanggal 5 November 1991, sebagai dokumen kepemilikan.

Ia menyebut, dokumen legal itu hanya untuk keperluan wisata dan bukan untuk real estate, ataupun jual beli tanah seperti yang dijalankan oleh Lippo-GMTD selama ini di Tanjung Bunga Makassar. 


"Pelaksanaan SK tersebut juga tidak boleh asal main rampas tanah milik rakyat. Karena itu sama saja mempraktekkan 'Serakahnomics' yang dilarang oleh Presiden Prabowo," ujar Husein dalam keterangan tertulis yang diterima RMOL di Jakarta, Selasa, 18 November 2025.

Lebih dari itu, sosok yang kerap disapa Uceng itu menegaskan kedudukan SK penugasan pembangunan usaha pariwisata melalui izin prinsip tahun 1991 itu tak berlaku lagi, karena sudah dicabut dengan SK Gubernur No. 17/VI/1998 tanggal 24 Juni 1998.

"Sebab moral hukum, perubahan tujuannya tidak dapat dibenarkan karena mengubah secara prinsip dasar peruntukan yang sebelumnya diharapkan lebih menguntungkan publik melalui manfaat berganda (multiplier effect) dari pembangunan usaha pariwisata," urai Uceng.

"Seperti peningkatan pendapatan daerah melalui pajak dan retribusi, penyerapan tenaga kerja skala besar, pelestarian budaya lokal dan meningkatnya ekonomi warga dari perputaran belanja wisatawan," sambungnya.

Oleh karena itu, mantan Jurnalis SCTV itu meyakini kawasan Tanjung Bunga Makassar yang tadinya diharapkan memakmurkan rakyat, justru tidak sesuai harapan karena Lippo yang menyulapnya menjadi real estate.

"Yang mengembangkan industri pariwisata di Kawasan Tanjung Bunga, justru Kalla bersama Trans Corp yang membangun Wahana bermain anak anak terbesar di Indonesia, yang merupakan bagian dari Trans Kalla Mall. Seperti yang dicantumkan Lippo dalam website GMTD," demikian Uceng.


Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya