Berita

Mantan Guru Besar Universitas Muhammadiyah Prof Hamka (Uhamka) Prof. Tono Saksono. (Foto: Youtube Forum Keadilan TV)

Politik

Prof Tono Saksono:

Polisi Tidak Boleh Berpihak dalam Kasus Roy Suryo Cs vs Jokowi

SELASA, 18 NOVEMBER 2025 | 02:25 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Aparat kepolisian seharusnya bersikap independen merespons kasus dugaan ijazah palsu Joko Widodo (Jokowi) yang disampaikan Roy Suryo cs.

"Polisi harusnya berdiri di tengah. Polisi yang seolah-olah berpihak ke pengadunya," kata mantan Guru Besar Universitas Muhammadiyah Prof Hamka (Uhamka) Prof. Tono Saksono dikutip dari kanal Youtube Forum Keadilan TV, Selasa 18 November 2025.

Karena tugas kepolisian, menurut Tono, adalah menunjukkan kebenaran. Hal inilah yang tidak dilihatnya dalam perkara yang menjerat Roy Suryo cs.


Tono mencontohkan pernyataan penyidik kepolisian yang menyebut ijazah Jokowi identik. Menurutnya, polisi tidak menjelaskan alasan identik. 

"Identik itu prosesnya bagaimana. Yang dibandingkan dengan apa. Bagaimana cara membandingkannya. Tidak bisa (diumumkan) dengan hasilnya doang," kata Tono.

Dalam kasus ini, Polda Metro Jaya sudah menetapkan delapan tersangka dalam dua klaster kasus pada 7 November 2025.

Klaster pertama terdiri dari lima tersangka yakni Eggi Sudjana, Kurnia Tri Rohyani, Damai Hari Lubis, Rustam Effendi dan Muhammad Rizal Fadillah.

Kemudian klaster kedua terdiri dari tiga tersangka yakni Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar dan Tifauziah Tyassuma alias Dokter Tifa.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Jenderal Agus Subiyanto Tinjau Gladi Bersih Upacara HUT Ke-81 TNI

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:11

Rayakan Milad ke-81, GPI Gelar Sidang Dewan Organisasi di Bogor

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:22

Jalan Panjang Brigjen Ami Prindani Hingga Jadi Kadensus 88 Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Kurikulum Berbasis Cinta Dorong Pesantren Tanamkan Kesadaran Ekologi

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

PKPA Peradi Profesional Raih Rekor MURI Peserta Terbanyak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:52

Trump Pangkas Dana Iklim Global, Program Konservasi Orangutan RI Ikut Kena Imbas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:22

Ekspor Lesu - Stok Melonjak: Harga Minyak Sawit Mentah Catat Penurunan Mingguan Kedua

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:57

PP GPI Apresiasi Gebrakan Reformasi Suyudi di Tubuh Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:45

DOJ Tutup Kasus Powell, Proyek Renovasi Fed Masih Berujung Audit

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:31

Selengkapnya