Berita

Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Cucun Minta MKD Verifikasi Dugaan Ijazah Palsu Arsul Sani

SENIN, 17 NOVEMBER 2025 | 18:54 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

DPR mulai menyoroti laporan dugaan penggunaan ijazah palsu oleh salah satu hakim Mahkamah Konstitusi (MK) yang masuk ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal saat menanggapi laporan dugaan penggunaan ijazah palsu oleh salah satu hakim Mahkamah Konstitusi (MK).

“Oke, jadi saya lihat nanti, biasanya kan kalau sudah ada pelaporan, pimpinan MKD menyampaikan surat ke pimpinan,” ucap Cucun di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin, 17 November 2025.


Ia mengatakan DPR akan menindaklanjuti prosesnya sesuai mekanisme.

Cucun menegaskan MKD wajib memverifikasi laporan sebelum menentukan langkah berikutnya.

“Kalau misalkan terus ya perlu juga MKD memverifikasi laporan tersebut. Memverifikasi apakah nanti tindak lanjut daripada MKD, ya kita akan bicarakan nanti dengan pimpinan MKD,” ucapnya.

Saat ditanya soal proses verifikasi sebelumnya terhadap hakim MK berinisial AS, Cucun hanya menyebut hal itu akan didalami MKD.

“Ya nanti kan akan dilihat di MKD, akan diperdalam di MKD seperti apa, laporannya, kemudian pasti diverifikasi oleh MKD,” tegasnya.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya