Berita

Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Azis Subekti di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 17 November 2025. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

Penolakan Budi Arie Cerminan Sikap DPP Gerindra dan Prabowo

SENIN, 17 NOVEMBER 2025 | 18:20 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penolakan kader-kader serta pengurus Partai Gerindra daerah kepada Ketua Umum Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi bergabung dan menjadi kader Partai Gerindra, merupakan Cerminan sikap Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Hal tersebut disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Azis Subekti saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 17 November 2025. 

Dia mengatakan, sikap kader-kader dan pengurus di daerah menjadi pertanda kuat dari sikap DPP Partai Gerindra, terhadap keinginan Budi Arie masuk Gerindra.


"Ya itu (sikap DPP Partai Gerindra) tercermin dari penolakan kader-kader Gerindra di seluruh Tanah Air," ujar Azis.

Anggota Komisi II DPR itu menegaskan, sikap kader-kader dan juga pengurus daerah merupakan penolakan serius terhadap Budi Arie.

Pasalnya, Azis menyatakan seluruh kader dan pengurus Partai Gerindra menganut doktrin yang telah diajarkan Ketua Umum Partai Gerindra yang kini menjabat Presiden RI, Prabowo Subianto.

Oleh karenanya, sikap penolakan kader-kader serta pengurus Partai Gerindra di daerah merupakan sikap DPP dan juga sang Ketua Umum.

"Jadi kalau Gerindra itu mengajarkan tentang etika dalam berpolitik. Karena tentang etika, kita tiap saat itu diingatkan oleh Pak Prabowo dalam berpolitik harus punya etika," ucapnya. 

"Nggak boleh berkhianat, punya integritas, kesetiaan pada teman, loyalitas pada atasan," demikian Azis menambahkan.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Dede Indra: Polri Serius Perangi Narkoba!

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:26

Grup Salim Guyur Rp2,25 Triliun untuk Buyback Saham, Ini Efeknya bagi LSIP, INDF, dan ICBP

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:13

Fokus Penuhi Kebutuhan Domestik, RI Mulai Rem Ekspor Gas ke Singapura

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:35

98 Resolution Network Soroti Tata Kelola SDA dan Ekonomi Kerakyatan di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:07

TRUK dan PNSE Rajai Daftar Saham Top Gainers Sepekan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:46

Harga iPhone Duo di Indonesia, Mulai Rp 45 Juta hingga Rp 75 Juta

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:30

Tanpa Suara, BYD Atto 1 Seruduk Mobil dan Lindas Pengemudi Ojol

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:26

5 Gunung di Pulau Jawa Dilanda Karhutla Pekan Ini

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:23

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla lewat Website BMKG dan NASA

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:02

Mengenal Virus Shamonda yang Ditemukan pada Pasien Meninggal di Prancis

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 11:59

Selengkapnya