Berita

Menteri UMKM Maman Abdurrahman. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Realisasi KUR Buat UMKM Tembus Rp238 Triliun

SENIN, 17 NOVEMBER 2025 | 17:16 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk sektor UMKM tercatat telah mencapai Rp238 triliun hingga 15 November 2025.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman melaporkan penyaluran tersebut telah mencapai 83 persen dari total target Rp286 triliun pada tahun ini.

“Dari target Rp286 triliun, alhamdulillah sudah tersalurkan Rp238 triliun. Jadi sekitar 83 persen dari target yang ditugaskan kepada saya,” kata Maman usai Rakor Komite Kebijakan KUR di Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin 17 November 2025.


Adapun jumlah debitur baru KUR juga mendekati target. Dari target 2,34 juta debitur, realisasi saat ini sudah mencapai 2,25 juta debitur atau sekitar 96 persen. Sementara untuk debitur graduasi, atau UMKM yang naik kelas, kata Maman telah mencapai target.

“Target saya 1,2 juta debitur. Tapi alhamdulillah debitur graduasi ini melebihi target sebesar 112 persen atau sekitar 1,3 juta,” ujarnya.

Maman juga menyoroti proporsi penyaluran KUR ke sektor produksi yang meningkat menjadi 60,7 persen, atau tertinggi dalam sejarah program KUR.

“Dari tahun 2020 itu nggak pernah sampai 60 persen. Begitu juga 2021, 2022, 2023. Nah, alhamdulillah di 2025 kita 60,7 persen. Insya Allah di Desember akhir bisa tercapai 61 persen,” jelasnya.

Meski demikian, Maman mengakui masih ada kendala dalam aspek penyerapan tenaga kerja UMKM, di mana target nasional berada di kisaran 8–11 juta orang. Namun struktur pekerja UMKM masih didominasi sektor informal.

“Harus saya akui, masih ada tantangan penyerapan tenaga kerja karena rata-rata masih sektor informal,” ujarnya.

Untuk itu, Kementerian UMKM tengah menyiapkan berbagai program untuk mendorong transformasi tenaga kerja dari informal ke formal.

“Target kami ke depan adalah membuat program supaya yang dari sektor informal bisa bergeser ke sektor formal,” tegasnya.


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya