Berita

Pentagon (Foto: Reuters)

Dunia

Pentagon Serang Kapal Narkoba di Pasifik, Tiga Tewas

SENIN, 17 NOVEMBER 2025 | 07:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Militer Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangan terhadap kapal yang diduga membawa narkoba di Pasifik timur pada Sabtu, 16 November 2025. Pentagon mengatakan tiga orang di dalam kapal tersebut tewas setelah operasi dilakukan oleh Satuan Tugas Gabungan Southern Spear.

Dalam pernyataannya, Komando Selatan AS menegaskan bahwa kapal itu sedang berada di perairan internasional. “Intelijen mengonfirmasi bahwa kapal tersebut terlibat dalam penyelundupan narkotika ilegal dan melintasi rute perdagangan narkotika yang diketahui,” tulis pernyataan itu, dikutip dari Reuters, Senin 17 November 2025.

Serangan ini merupakan yang ke-21 sejak awal September. Total lebih dari 80 orang tewas dalam rangkaian operasi militer AS yang disebut bertujuan menekan aliran narkotika ke Amerika Serikat.


Namun, kebijakan ini memicu kritik besar. Sejumlah anggota Kongres, kelompok HAM, dan sekutu AS mempertanyakan legalitasnya. Pemerintahan Trump bersikukuh bahwa mereka memiliki dasar hukum yang kuat, dan Departemen Kehakiman bahkan memberikan opini hukum yang menyatakan bahwa personel militer AS kebal dari tuntutan hukum atas aksi tersebut.

Pada Minggu, Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengumumkan rencana untuk menetapkan Cartel de los Soles -- organisasi narkoba yang dituduh bekerja sama dengan geng kriminal Tren de Aragua -- sebagai “organisasi teroris asing”. Dengan status ini, memberikan dukungan apa pun kepada kelompok tersebut akan menjadi tindak kriminal di AS.

Pemerintahan Trump juga menuduh Presiden Venezuela Nicolas Maduro memimpin Cartel de los Soles, tuduhan yang telah berulang kali dibantah oleh Maduro. 

Sementara itu, Pentagon telah memperkuat kehadiran militernya di Karibia, termasuk pengerahan kapal perang, jet tempur, dan kapal selam nuklir, di tengah pertimbangan opsi tindakan lebih keras terhadap pemerintahan Maduro.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

UPDATE

Dua Nama Hilang dari Daftar Calon BPK

Kamis, 10 September 2026 | 00:17

UAG Perkuat Sekolah Rakyat dan Talenta Halal Nasional

Kamis, 10 September 2026 | 00:06

Langkah Berani Gubernur Sultra Tertibkan Aset Usik Zona Nyaman Oknum Tertentu

Rabu, 09 September 2026 | 23:52

DPRD DKI Dukung Perluas Program Pendidikan bagi Santri Perkotaan

Rabu, 09 September 2026 | 23:32

Salat Istisqa Digelar di Lahat, Bursah Zarnubi Mohon Hujan segera Turun Merata

Rabu, 09 September 2026 | 23:22

DPR Dorong Pembangunan dari Desa Lewat Rakernas AKSI

Rabu, 09 September 2026 | 23:20

Rosan Roeslani Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik

Rabu, 09 September 2026 | 23:00

DPR: Kalau Ada Laporan Masyarakat, Polri Tak Perlu Ragu

Rabu, 09 September 2026 | 22:59

Jangan Sampai Indonesia jadi Sasaran Empuk Jaringan Narkoba Internasional

Rabu, 09 September 2026 | 22:45

Mantan Napi KDRT Diduga Kriminalisasi Istri Lewat Kesaksian Palsu ART

Rabu, 09 September 2026 | 22:31

Selengkapnya