Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Jokowi Membangun Kekuasaan dengan Konflik

SENIN, 17 NOVEMBER 2025 | 01:04 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Meski sudah lebih dari satu tahun lengser, namun isu seputar mantan Presiden Joko Widodo alias Jokowi masih memperoleh porsi cukup besar. 

"Meski Jokowi lengser dan Prabowo Subianto yang menjadi penguasa, namun panggung terbelah. Sebagian ke Prabowo, tapi isu tentang Jokowi masih mendapatkan perhatian cukup besar dari publik," kata pengamat politik dan pemerhati bangsa Tony Rosyid melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin 17 November 2025.

Tony mencurigai masih mengendalikan kekuasaan meski sudah tidak lagi tinggal di Istana Kepresidenan. 


Menurut Tony, masih besarnya perhatian publik kepada Jokowi lantaran tiga hal: pertama, Jokowi membangun kekuasaannya di paruh periode pertama hingga akhir kekuasaannya dengan konflik. 

"Mereka yang merasa terluka dan jadi korban Jokowi belum legawa kalau Jokowi lengser dengan nyaman," kata Tony.

Kedua, menurut Tony,Jokowi masih memiliki sekoci politik melalui ahli warisnya: Gibran Rakabuming Raka jadi wapres, Bobby Nasution jadi Gubernur Sumut dan Kaesang Pangarep jadi ketua umum PSI. 

"Ketiga, Jokowi dianggap masih punya kekuatan untuk melakukan intervensi dan mengendalikan Prabowo. Bertahannya Kapolri yang menjabat terlalu lama dengan semua dinamikanya dianggap bagian dari intervensi Jokowi," demikian Tony.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya