Berita

Aksi protes COP30 di Belem, Brazil. (Foto:Reuters)

Dunia

Demonstran Brazil Desak COP30 Percepat Akhir Era Bahan Bakar Fosil

MINGGU, 16 NOVEMBER 2025 | 14:51 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Ribuan demonstran memenuhi jalanan Belem, Brasil, Sabtu, 15 November 2025. Massa meminta COP30 mempercepat transisi dari bahan bakar fosil dan menghentikan deforestasi.

Aksi berlangsung beriringan dengan perundingan tengah jalan para negosiator di lokasi KTT iklim itu.

Dikutip dari Reuters, Menteri Lingkungan Hidup Brasil, Marina Silva, mengatakan COP30 harus menjadi titik balik menuju transisi energi dan penghentian penebangan hutan. Para pemimpin adat juga menegaskan tanah dan hutan bukan komoditas.


"Ini adalah tempat bagi kita untuk berbaris dan menyusun peta jalan untuk apa yang perlu dilakukan di COP ini: transisi dari deforestasi dan penggunaan bahan bakar fosil," ujar Marina, dikutip Minggu, 16 November 2025.

Aksi protes di COP30 meningkat sejak awal pekan, termasuk bentrokan antara kelompok adat dan aparat pada Selasa, 10 November 2025 lalu.

Sementara itu, Djibouti, Nigeria, dan Sudan Selatan, Prancis, Spanyol, Kenya, dan Barbados mengumumkan rencana pungutan penerbangan premium untuk pendanaan iklim.

Kelompok Utilities for Net Zero Alliance juga menaikkan target investasi menjadi hampir 150 miliar dolar per tahun.

Terkait hal ini, Presidensi Brasil berpeluang mempertimbangkan kemungkinan keputusan politik jika disepakati negara-negara peserta.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya