Berita

Poland Festival 2025 digelar saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jakarta. (Foto: Berita Jakarta)

Global

Poland Festival 2025 Meriahkan CFD Jakarta

Perkuat Hubungan Bilateral
MINGGU, 16 NOVEMBER 2025 | 11:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kedutaan Besar Republik Polandia di Jakarta bersama Badan Investasi dan Perdagangan Polandia dengan dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar Poland Festival 2025 pada kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jakarta, Minggu, 16 November 2025.

Kepala Bagian Kerja Sama Luar Negeri, Biro Kerja Sama Daerah (KSD) DKI Jakarta, Yudi Hermawan mengatakan, Pemprov DKI Jakarta memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan festival tersebut.

Bentuk dukungan itu diwujudkan dengan keterlibatan berbagai unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyediakan ruang dan fasilitas, termasuk pelaksanaan fun walk yang diikuti sekitar 200 peserta dari Bundaran HI menuju SCBD.


"Kami dari Pemprov DKI Jakarta mengamanatkan pesan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta bahwa festival-festival, baik budaya lokal maupun luar negeri, harus didukung sepenuhnya. Sebab, hal ini sejalan dengan visi Jakarta menuju kota global dan menuju lima abad usianya," ujarnya.

Yudi menjelaskan, kehadiran Poland Festival 2025 dapat semakin memperkuat hubungan dan kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dan Kedutaan Besar Polandia. Ia berharap potensi Jakarta dapat lebih banyak dipromosikan ke mancanegara melalui kerja sama semacam ini.

"Semoga festival ini berjalan lancar dan mampu mempererat hubungan Indonesia, khususnya DKI Jakarta, dengan negara-negara sahabat," terangnya.

Sementara itu, Head of Foreign Trade Office in Indonesia, Cezary Filipek menuturkan, Poland Festival 2025 yang berlangsung sepanjang Oktober dan November mengusung dua fokus utama, yakni sektor tradisional dan sektor modern.

"Tahun ini, pada edisi keenam Poland Festival, kami mencoba menghadirkan sesuatu yang berbeda dengan membagi festival menjadi dua tema, yaitu sektor tradisional dan sektor modern," ungkapnya.

Menurutnya, untuk sektor modern meliputi pembahasan mengenai teknologi inovatif, seperti kecerdasan buatan (AI), teknologi pendidikan (education technology), hingga industri permainan (game). 

Hal tersebut menggambarkan pesatnya perkembangan teknologi di Polandia, termasuk munculnya berbagai perusahaan inovatif di berbagai bidang.

"Kami ingin membagikan pengetahuan dan teknologi ini dengan Indonesia melalui kerja sama dan transfer pengetahuan, termasuk dalam bidang transportasi berkelanjutan, transportasi hijau, kualitas udara, serta pendidikan," paparnya.

Untuk pelaksanaan pada November, lanjut Cezary, Poland Festival 2025 akan berfokus pada sektor tradisional seperti produk makanan, kosmetik, dan lainnya. Ia meyakini, produk tradisional dan budaya memiliki peran penting dalam membangun dan mempererat hubungan bilateral antara Polandia dan Indonesia.

"Kami perlu saling mengenal, berbagi makanan, dan melakukan perjalanan bersama seperti yang telah kami lakukan selama lima tahun terakhir," tandasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya