Berita

Ketua Rekan Indonesia DKI Jakarta, Martha Tiana Hermawan. (Foto: Dokumentasi Rekan Indonesia)

Nusantara

Parah! Peserta BPJS Kesehatan Ditagih Biaya Cek Lab Miom

SABTU, 15 NOVEMBER 2025 | 23:14 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Rekan Indonesia DKI Jakarta memprotes tindakan RS Zahirah yang diduga meminta pasien peserta BPJS Kesehatan membayar biaya pemeriksaan jaringan (PA/Lab Miom). Padahal layanan tersebut sebenarnya ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Kasus ini dialami oleh Tari Ardianti, pasien pascaoperasi angkat rahim di RS Zahirah. Pihak keluarga menerima informasi berbeda-beda dari petugas rumah sakit sejak 13 November 2025.

Awalnya disebutkan pemeriksaan tidak ditanggung BPJS Kesehatan, kemudian hanya ditanggung sebagian, hingga akhirnya disampaikan bahwa seluruh biaya ternyata dicover.


Ketua Rekan Indonesia DKI Jakarta, Martha Tiana Hermawan mengatakan, setelah pihaknya berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan, dipastikan bahwa biaya pemeriksaan Lab/PA tersebut memang termasuk dalam manfaat yang dijamin program JKN-KIS.

“Peserta BPJS tidak boleh dibebani biaya untuk layanan yang sudah jelas menjadi tanggungan negara. Kasus ini menunjukkan pentingnya pengawasan lebih ketat terhadap rumah sakit,” kata Tiana melalui keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu 15 November 2025.

Rekan Indonesia DKI Jakarta meminta RS Zahirah memberikan klarifikasi resmi, serta mendesak BPJS Kesehatan dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk melakukan audit layanan guna memastikan tidak terjadi praktik serupa terhadap pasien lainnya.

Redaksi RMOL telah berupaya meminta tanggapan kepada Direktur Utama (Dirut) RS Umum Zahirah Dience Meidiana MD melalui layanan WhatsApp namun belum memperoleh balasan.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya