Berita

98 Resolution Network kembali menggelar aksi sosial #WargaPeduliWarga Jilid 8 di Jakarta (Foto: 98 Resolution)

Politik

Program Pemerintah Masih Terhambat Praktik Korupsi yang Mengakar

SABTU, 15 NOVEMBER 2025 | 14:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Di tengah upaya keras pemerintah untuk merealisasikan program strategis nasional demi mencapai stabilitas ekonomi dan mewujudkan Indonesia Emas, praktik korupsi yang mengakar dinilai menjadi penghalang terbesar. 

Organisasi 98 Resolution Network menekankan perlunya stabilitas politik dan penegakan hukum yang kuat untuk mengatasi tantangan ini.

Pada Sabtu, 15 November 2025, 98 Resolution Network kembali menggelar aksi sosial #WargaPeduliWarga Jilid 8 di Jakarta dan Medan. Gerakan ini tidak hanya bertujuan meringankan beban, tetapi juga menjadi platform untuk menyuarakan perlunya pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintah.


Kegiatan pertama digelar di Pejompongan, Jakarta Pusat. Sebanyak 1.000 paket sembako dibagikan, 500 paket untuk warga dan 500 paket untuk driver ojek online bekerja sama dengan Koalisi Ojek Nasional (KON). Bantuan ini merupakan solidaritas dari Bank Negara Indonesia (BNI).

Pada hari yang sama, Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) menyalurkan 250 paket sembako di kawasan Petejo, Kecamatan Tanah Abang. Sementara di Deli Serdang, Sumatra Utara, BNI menyalurkan 1.000 paket sembako, terdiri dari 500 paket untuk warga dan 500 paket untuk driver ojek online.

Juru Bicara 98 Resolution Network, Agustin Lumban Gaol, menambahkan, masih banyak praktik korupsi yang mengakar dan menjadi hambatan utama pelaksanaan program strategis nasional. Ia pun menyatakan keprihatinan mendalam,  meskipun ia melihat sejumlah kasus besar dinilai mulai ditangani secara serius.

"Hambatan terbesar tetap pada praktik korupsi yang mengakar,” sesalnya,  dalam keterangannya yang dikutip redaksi di Jakarta, Sabtu 15 November 2025.

Namun demikian, 98 Resolution Network masih meyakini dengan dukungan masyarakat, program prioritas pemerintah Presiden Prabowo Subianto dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Sementara itu, Koordinator Panitia, Eli Salomo Sinaga menyampaikan harapannya agar dengan program prioritas kerakyatan ini Indonesia dapat mencapai kemandirian ekonomi 

"Kita harapkan dengan menjalankan program-program prioritas kerakyatan ini, Indonesia dapat mencapai kemandirian ekonomi dan meningkatkan pemerataan kesejahteraan rakyat,” katanya.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

Board of Peace: Pergeseran Rational Choice ke Pragmatisme Politik

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:45

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

Kawasan Industri Jateng Motor Baru Transformasi Ekonomi Nasional

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:58

Ustaz Adi Hidayat Sambangi Markas Marinir

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:42

Ketua BEM UGM: Semakin Ditekan, Justru Kami Semakin Melawan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:26

Praktisi Hukum: Pasal 2 dan 3 UU Tipikor Bisa jadi Alat Kriminalisasi Pengusaha

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:06

PBNU dan Majelis Alumni IPNU Peroleh Wakaf Alquran di Bulan Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:45

Kejagung Tegaskan Hukuman Mati ABK di Kasus Narkoba sesuai Fakta Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:30

Mantan Danyon Sat 71.2 Kopassus Jabat Dandim 0509 Kabupaten Bekasi

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:15

KPK Bakal Kulik Dugaan Aliran Uang Suap Importasi ke Dirjen Bea Cukai

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya