Berita

Tangkapan layar seorang polisi menghajar dua siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT). (Foto: Telegram Liputan7)

Presisi

Viral, Polisi Senior Hajar Dua Siswa SPN Polda NTT

SABTU, 15 NOVEMBER 2025 | 02:01 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Warganet dihebohkan dengan beredarnya video berdurasi 26 detik yang mempertontonkan seorang polisi senior menghajar dua siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT). Video tersebut ramai jadi perbincangan publik pada Jumat 14 November 2025.

Diketahui pelaku bernama Bripda Torino Tobo Dara. Sementara korbannya yang mengenakan seragam siswa SPN Polda NTT masing-masing berinisial KLK dan JSU.  

Dalam video yang dilihat redaksi, Torino yang memakai kaus cokelat, sebelum menganiaya KLK dan JSU, meminta seorang temannya untuk merekam menggunakan ponsel. 


Saat pelaku akan menghajar salah satu korban, korban lainnya memberanikan diri memohon agar temannya tidak dipukuli.

"Bang ampun abang. Kami siswa. Maaf bang," kata korban. 

Namun sayangnya, Torino justru berbalik badan dan menghajar korban secara membabi buta. Pelaku kemudian berbalik lagi dan menghajar korban yang pertama diincar.  

Kedua korban pun mendapat pukulan bertubi-tubi di bagian wajah, dada, perut dan bagian tubuh lainnya. 

Tak hanya menggunakan tangan, pelaku juga menendang kedua korban meski sudah memohon untuk jangan dipukul. Teman pelaku yang merekam, mencoba menghentikan namun pelaku terus menghajar kedua korban. 

Video yang direkam ini kemudian diupload oleh pelaku ke akun media sosialnya sendiri dan viral.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Konflik Memanas di Yaman Selatan, RI Dukung Saudi Gelar Konferensi Damai

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16

Kuasai 51,57 Persen Hak Suara, Danantara Tetap Jadi Pemegang Saham Mayoritas Telkom

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03

Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Momentum Tahun Baru 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50

Investor di Asia Hati-hati Sikapi Gejolak Politik Global

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28

Kebijakan Chromebook Era Nadiem Rawan Dikriminalisasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Bukan Sejahtera, Rakyat Indonesia Bahagia karena Beriman!

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Menlu AS akan Bertemu Pejabat Denmark Soal Akuisisi Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21

Pertama di Indonesia, BRI Raih Sertifikasi TMMi Level 3

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11

Selengkapnya