Berita

Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 13 November 2025. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Dasco Anggap Wajar Banyak Kader Gerindra Tolak Budi Arie Gabung

JUMAT, 14 NOVEMBER 2025 | 00:25 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Aspirasi kader di sejumlah daerah yang menolak wacana bergabungnya Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi ke Partai Gerindra direspons Sufmi Dasco Ahmad.

Menurut Ketua Harian DPP Gerindra ini, hal tersebut merupakan dinamika yang wajar dalam dunia politik.

"Ya namanya dinamika di politik, itu soal tidak menerima, atau ada yang menerima itu kan biasa," kata Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 13 November 2025.


Wakil Ketua DPR ini lantas menilai dinamika tersebut tak perlu menjadi perdebatan dan dibesar-besarkan.

"Nah sehingga menurut saya ya tidak perlu dibesar-besarkan karena hal itu adalah hal yang biasa terjadi di dunia politik," pungkasnya.

Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden Prabowo Subianto Sebelumnya telah mendengar aspirasi kader di daerah yang menolak wacana bergabungnya Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi ke Partai Gerindra.

Ketua Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK) DPP Partai Gerindra, Prasetyo Hadi, mengatakan, suara dari para pengurus di tingkat daerah, termasuk Dewan Pimpinan Cabang (DPC), telah sampai ke DPP.

“Ya, kita mendengarkan lah. Kita mendengarkan suara dari teman-teman DPC gitu,” ujar Prasetyo kepada wartawan, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis 13 November 2025. 

Meski demikian, Prasetyo menegaskan belum ada keputusan resmi dari partai terkait penolakan dari kader Gerindra tersebut. Menurutnya, aspirasi kader menjadi pertimbangan penting bagi pimpinan partai.

“Ada suara itu, ya itulah yang jadi pertimbangan,” tukasnya.


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya