Berita

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa. (Foto: Istimewa)

Bisnis

Hari Kesehatan Nasional

Dirut PTPN IV: Tak Boleh Ada yang Tertinggal untuk Hidup Sehat

RABU, 12 NOVEMBER 2025 | 17:20 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Anak-anak asuh panti asuhan kecil di Jambi kini bisa lebih ceria menjalani hari-hari setelah menerima kursi roda dan alat bantu dengar.

Bantuan itu diberikan PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, anak perusahaan holding perkebunan PTPN III (Persero), melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).

“Anak-anak jadi lebih percaya diri. Ini bukan sekadar bantuan, tapi membuat mereka benar-benar bisa menikmati masa kecilnya,” ujar Hendra Permana, pengasuh di Panti Alyatama dalam keterangan tertulis, Rabu 12 November 2025.


Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan bahwa program TJSL yang dijalankan perusahaan berakar dari keyakinan bahwa pertumbuhan bisnis tak akan berarti tanpa kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.

Terlebih, bertepatan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN), yang setiap 12 November selalu menjadi pengingat bahwa kesehatan bukan hanya urusan pemerintah, tetapi juga kepedulian bersama.

“Kesehatan adalah salah satu fondasi utama kesejahteraan bangsa. Kami ingin memastikan tak ada anak bangsa, utamanya yang berada di sekitar kita, yang tertinggal untuk hidup sehat dan berkualitas,” kata Jatmiko.

Sepanjang 2025, PTPN IV PalmCo mengalokasikan bantuan melalui tiga pilar utama.  Pertama pengentasan stunting lewat pemberian makanan tambahan dan gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) di tujuh regional perusahaan. Total bantuan stunting terhubung kepada total 1.344 anak di 6 provinsi mulai dari di Aceh hingga Kalimantan.

Kedua penyediaan sarana air bersih dan sanitasi. Di antaranya melalui pembangunan sumur bor dan kamar mandi di berbagai daerah Nusantara. Dampaknya dirasakan langsung di pelosok daerah. 800an Kepala Keluarga dapat terbebas dari kesulitan air bersih saat kemarau tiba.

Kata Jatmiko, program-program seperti ini melengkapi upaya nasional menurunkan angka stunting yang hingga 2024 masih berada di kisaran 19,8 persen, menurut data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan. 

Angka tersebut memang menurun dibandingkan 21,5 persen pada 2023, namun masih jauh dari target pemerintah yakni 14 persen pada 2029.

Jatmiko menegaskan, program TJSL bukan sekadar kewajiban korporasi, melainkan bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan. 

“Kami ingin menjadi mitra pembangunan pemerintah daerah. Setiap bantuan harus tepat sasaran dan punya dampak nyata,” pungkasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

UPDATE

Pemerintah Harus Beri Pendampingan Anak Korban Aksi Main Hakim Sendiri

Rabu, 29 Juli 2026 | 22:15

Polisi Dalami Kematian Sumitro, Diduga Orang Dekat Febrie

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:57

Cerita Manis UMKM dari Sumenep, Dua Dekade Perjuangan dan Berkembang Berkat KUR BRI

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:47

Telkom Gelar Workshop PQC Formulasikan Keamanan Siber Masa Depan

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:44

Ketua Baznas Paparkan Strategi Besar Transformasi Zakat Nasional

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:23

Gempa M 7,1 Lumpuhkan Infrastruktur dan Industri Jepang, Pemadaman Listrik Terjadi

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:17

Pelatihan Militer untuk Sipil Perlu Dihentikan

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:08

DPR dan Kemendagri Sepakat Penyaluran Bansos Pakai NIK

Rabu, 29 Juli 2026 | 20:56

Tio Aliansyah Dilarang Tangani Perkara selama 1,5 Bulan Buntut Kasus Helikopter

Rabu, 29 Juli 2026 | 20:53

Jangan Sampai OAP Hanya jadi Penonton di Tanah Ulayatnya Sendiri

Rabu, 29 Juli 2026 | 20:36

Selengkapnya