Berita

Ketua Banggar DPR Said Abdullah. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Said Abdullah:

Redenominasi Bukan Sekadar Hapus Tiga Angka Nol

SELASA, 11 NOVEMBER 2025 | 14:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Badan Anggaran (Banggar) mempertanyakan kesiapan pemerintah dalam melaksanakan kebijakan penyederhanaan nilai rupiah atau redenominasi yang belakangan kembali mencuat.

Ketua Banggar DPR Said Abdullah mengatakan, sebelum kebijakan redenominasi tersebut dijalankan, pemerintah harus memastikan terpenuhinya berbagai prasyarat penting, baik dari sisi regulasi, ekonomi, sosial, maupun politik.

“Kalau semua itu belum, jangan coba-coba dilakukan redenominasi,” kata Said kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 11 November 2025.


Menurut Said, redenominasi bukan sekadar menghapus tiga angka nol di belakang nominal rupiah. Karena jika tidak disiapkan secara matang, kebijakan tersebut justru dapat menimbulkan dampak inflasi yang besar.

“Jangan dikira bahwa yang seakan-akan redenominasi itu sesuatu yang sekedar menghilangkan tiga nol di belakang, itu tidak akan menimbulkan dampak yang inflatoir,” kata politikus PDIP ini.

Ia mengingatkan agar pemerintah tidak tergesa-gesa mengambil langkah redenominasi tanpa kesiapan menyeluruh, demi menjaga kestabilan ekonomi nasional.

“Dampak inflatoirnya akan luar biasa, ketika kemudian dalam aspek teknis, pemerintah tidak siap,” pungkas Said.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya