Berita

Suasana Rapat Kerja Menteri Agama dengan Komisi VIII DPR RI (RMOL/Faisal Aristama)

Nusantara

Kementerian Agama Ungkap Angka Perceraian Menurun

SELASA, 11 NOVEMBER 2025 | 12:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kementerian Agama (Kemenag) mengungkap data teranyar terkait angka perceraian di Indonesia. Dalam kurun dua tahun terakhir, angka perceraian mengalami penurunan.

Hal itu diungkapkan Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, dalam kerja dengan Komisi VIII DPR RI di Komplek Parelmen, Senayan, Jakarta, Selasa 11 November 2025. Menurut Nasaruddin, tren ini menunjukkan dampak nyata dari program bimbingan perkawinan (bimwin) bagi calon pengantin yang kini menjadi program wajib sebelum menikah.

"Penurunan 2 tahun berturut-turut ini beriringan dengan peningkatakan cakupan pelaksanaan bimbingan perkawinan yang merata di seluruh Indonesia," ungkapnya.


Nasaruddin menjelaskan, bimwin berfokus pada penguatan kesiapan mental, spiritual, dan sosial pasangan calon pengantin dalam membangun keluarga sakinah, mawaddah, warahmah.

Ia lantas memaparkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan jumlah kasus perceraian nasional pada 2023 tercatat sebanyak 463.654 kasus, menurun 10,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 

Lalu pada 2024, angka itu kembali turun menjadi 394.608 kasus, atau berkurang 14,9 persen dari tahun 2023.

Ia mengungkapkan, penurunan dua tahun berturut-turut ini beriringan dengan meningkatnya cakupan pelaksanaan program bimwin di seluruh Indonesia.

"Menandakan korelasi positif antara kewajiban mengikuti bimbingan dengan penurunan angka perceraian," ujar Nasaruddin.

Selain itu, masih kata Nasaruddin, evaluasi lapangan Kementerian Agama juga mencatat 86 persen peserta merasa program ini membantu mereka memahami dinamika kehidupan rumah tangga.

"Serta meningkatkan kemampuan komunikasi dan penyelesaian konflik keluarga sejak awal pernikahan," tandasnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya