Berita

Kepala BRIN Arif Satria (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Kepala BRIN Gandeng Danantara Perkuat Ekonomi dan Industri Nasional

SENIN, 10 NOVEMBER 2025 | 21:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Danantara, guna mendorong kemajuan ekonomi dan industri Indonesia berbasis riset dan inovasi. 

Hal itu disampaikannya usai dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin sore, 10 November 2025. 

Dalam kesempatan itu, Arif menyoroti rencana kolaborasi dengan Danantara yang diyakini mampu mampu menjadi bagian dari penggerak kemajuan ekonomi serta penguatan industri nasional.


“Saya kira Danantara adalah mitra strategis yang harus kita support dalam rangka untuk mendukung kemajuan ekonomi dan industri kita,” ujarnya

Arif menekankan pentingnya membangun kemampuan riset di sektor industri. Ia mengutip pemikiran salah satu peraih Nobel 2018 tentang Indigenous Growth Theory, yang menyatakan bahwa kemajuan ekonomi masa depan sangat ditentukan oleh kekuatan riset dan inovasi.

“Pertumbuhan ke depan ekonomi sebuah bangsa akan sangat ditentukan sejauh mana kekuatan di bidang R&D. Saya kira Bapak Presiden memiliki komitmen yang sangat kuat untuk menempatkan R&D sebagai salah satu pilar penting dalam kemajuan ekonomi,” ujarnya.

Arif tidak menampik bahwa upaya memperluas kapasitas riset nasional masih menghadapi kendala, termasuk soal anggaran yang masih rendah

Meski demikian, Arif menilai bahwa masih terdapat banyak peluang yang bisa dimaksimalkan melalui kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk Danantara. 

Ia menekankan bahwa diversifikasi sumber pembiayaan, terutama dari sektor industri, akan menjadi kunci untuk memperkuat riset nasional.

“Namun kita tidak perlu berkecil hati, masih banyak opportunity yang bisa kita lakukan termasuk bermitra dengan Danantara. Sumber pembiayaan dari berbagai sektor termasuk industri itu menjadi penting,” ucapnya.

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya