Berita

Pelantikan 10 anggota Tim Reformasi Polri di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 7 November 2025 (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Rekomendasi Komite Reformasi Dijamin Relevan Bawa Pembenahan

SENIN, 10 NOVEMBER 2025 | 14:05 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kehadiran Komite Reformasi Polri diharapkan mempercepat terwujudnya aparatur kepolisian yang profesional, humanis, dan responsif terhadap dinamika keamanan nasional.

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hasbiyallah Ilyas, memandang Komite Reformasi Polri sebagai terobosan penting Presiden Prabowo Subianto.

“Komite ini diharapkan dapat mengidentifikasi kebutuhan strategis dan menghasilkan rekomendasi yang aplikatif bagi pembenahan institusi kepolisian,” ujarnya lewat keterangan resmi di Jakarta, Senin, 10 November 2025. 


Hasbiyallah menilai tantangan keamanan hari ini semakin beragam dan kompleks. Kemajuan teknologi informasi justru membuka ruang kejahatan baru yang menuntut profesionalitas dan kesiapan SDM Polri.  

“Judi online, serangan siber, hingga provokasi dan penyebaran hoaks yang memecah belah masyarakat adalah tantangan harian yang harus dihadapi Polri. Untuk itu dibutuhkan aparatur profesional dengan kualitas SDM yang mumpuni serta dukungan sarana dan prasarana yang memadai. Di sinilah arti penting kehadiran Komite Reformasi Polri,” katanya. 

Hasbiyallah optimistis komposisi anggota komite yang didominasi mantan maupun perwira aktif Polri akan memperkuat kualitas rekomendasi yang akan dihasilkan. 
Dalam daftar anggota komite tercatat Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo serta sejumlah mantan Kapolri seperti Jenderal Pol (Purn) Badrodin Haiti, Jenderal Pol (Purn) Tito Karnavian, dan Jenderal Pol (Purn) Idham Azis, serta mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Ahmad Dhofiri.

Selain tokoh kepolisian, komite juga beranggotakan tokoh berpengaruh yang memiliki integritas tinggi seperti Jimly Asshiddiqie, Yusril Ihza Mahendra, Mahfud MD, dan Oto Hasibuan.  

“Deretan tokoh yang duduk di Komite Reformasi Polri adalah jaminan bahwa rekomendasi yang dihasilkan akan relevan dan dapat diterima oleh institusi Polri, sekaligus menjawab kebutuhan reformasi kepolisian agar semakin profesional,” ujar Hasbiyallah.

Ia berharap kehadiran komite ini mengakselerasi reformasi kepolisian yang komprehensif dan berkesinambungan, sehingga Polri semakin dipercaya dan dicintai publik. 

“Dengan struktur komite yang kuat dan kredibel, kami optimistis langkah reformasi Polri dapat berjalan lebih cepat. Ini sangat penting demi terwujudnya institusi kepolisian yang profesional, imparsial, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya