Berita

Delapan pasangan bukan suami istri terjaring razia di rumah kos. (Foto: Humas Polres Jepara)

Presisi

Delapan Pasangan Kumpul Kebo Terjaring Razia Polisi di Jepara

SENIN, 10 NOVEMBER 2025 | 06:48 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Tim Patroli Presisi Siraju Polres Jepara kembali menggelar razia di sejumlah warung remang-remang dan tempat kos di wilayah Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara pada Sabtu malam, 8 November 2025. 

Dalam razia tersebut, polisi mengamankan delapan pasangan bukan suami istri yang diduga berbuat asusila di beberapa rumah kos. 

Kasihumas Polres Jepara, AKP Dwi Prayitna mengatakan kegiatan itu merupakan bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat melalui WhatsApp Siraju di nomor 08112894040 dan Call Center Polri 110.


“Begitu laporan kami terima, tim langsung bergerak melakukan pemeriksaan,” ujar Dwi dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Senin, 10 November 2025.

?Dalam razia di sejumlah warung, petugas menemukan berbagai jenis minuman keras, antara lain tiga botol bir, dua botol anggur, dan satu botol congyang. Selain itu, polisi juga mendapati alat kontrasepsi dan pelumas.

“Selain mengamankan barang bukti, kami juga mendata pemilik serta pelayan warung,” jelasnya.

Tidak hanya di warung, petugas juga melakukan pemeriksaan ke sejumlah kos-kosan di Pecangaan. Hasilnya, delapan pasangan bukan suami istri diamankan karena tidak bisa menunjukkan identitas dan mengaku bukan pasangan sah. Mereka kemudian dibawa ke Polres untuk didata dan diberi pembinaan.

AKP Dwi mengimbau para pemilik rumah kos agar tidak membiarkan tempatnya disalahgunakan untuk perbuatan asusila. Ia juga mengapresiasi masyarakat yang aktif melapor.

“Kami berterima kasih kepada warga yang telah mempercayai layanan Siraju dan Call Center Polri 110. Setiap laporan akan kami tindaklanjuti dengan cepat,” pungkasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya