Berita

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjenguk korban ledakan SMAN 72 Jakarta di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, Jakarta, Minggu, 9 November 2025. (Foto: Dok. Kemensos)

Politik

Mensos Gus Ipul Jenguk Korban Ledakan SMA 72 di Rumah Sakit

MINGGU, 09 NOVEMBER 2025 | 22:37 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menjenguk para korban ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta Utara di Rumah Sakit Islam (RSI) Cempaka Putih, Minggu, 9 November 2025.

Tak sendiri, Gus Ipul turut menggandeng Komisioner Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Diyah Puspitarini untuk melihat langsung kondisi kesehatan siswa yang menjadi korban ledakan.

“Di sini (RSI Cempaka Putih) ada 13 pasien, dua masih di ICU, sisanya 11 di paviliun kamar perawatan. Hari ini insyaallah sudah ada yang bisa kembali ke rumah masing-masing dalam keadaan lebih sehat,” kata Gus Ipul.


Kementerian Sosial memastikan akan memberikan dukungan lanjutan berupa rehabilitasi sosial, pemulihan psikososial, hingga akses program pemberdayaan jika dibutuhkan.

“Tim kami tentu bersama orang tua, nanti secara rutin akan bertemu. Kami akan lakukan asesmen termasuk dengan KPAI,” lanjut Gus Ipul.

Di tempat yang sama, Diyah Puspitarini menyebut proses pembelajaran siswa korban akan difasilitasi secara daring mulai pekan depan. Pendampingan psikososial juga akan diberikan sebelum mereka kembali ke sekolah.

“Mulai minggu depan anak-anak tetap belajar walaupun sementara secara online. Tetapi nanti akan dilihat selanjutnya karena anak-anak mendapatkan pendampingan psikososial dulu. Jadi itu yang terpenting," jelas Diyah.

Ledakan mengguncang SMA Negeri 72 di Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Jumat, 7 November 2025. Peristiwa itu terjadi saat siswa dan guru tengah mendengarkan khutbah Salat Jumat di masjid sekolah.

Peristiwa tersebut mengakibatkan 96 orang luka-luka. Hingga kini, kepolisian masih menyelidiki motif pelaku melakukan peledakan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya