Berita

Representative Image (Foto: Reuters)

Dunia

Tsunami Kecil Terjang Jepang Usai Gempa 6,7 Magnitudo

MINGGU, 09 NOVEMBER 2025 | 16:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Gelombang tsunami berukuran kecil terpantau di pesisir Pasifik utara Jepang setelah gempa bermagnitudo 6,7 mengguncang wilayah lepas pantai Prefektur Iwate, Minggu, 9 November 2025. 

Tsunami pertama mencapai Kota Miyako pada pukul 17.37 waktu setempat. Gelombang itu begitu kecil hingga Badan Meteorologi Jepang (JMA) menyebut ukurannya tidak dapat terukur. 

Dua menit kemudian, gelombang setinggi 10 sentimeter terdeteksi di Kota Ofunato.


Gempa utama terjadi sekitar pukul 17.03 di perairan lepas Iwate. Sementara itu, Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mengukur kekuatan gempa tersebut pada magnitudo 6,8. 

“Kami mencatat beberapa gempa susulan dengan magnitudo antara 5,3 hingga 6,3,” kata JMA dalam pernyataannya, seperti dimuat Reuters.

Pemerintah memastikan tidak ada gangguan pada Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Onagawa yang dioperasikan Tohoku Electric Power. 

Siarkan televisi lokal memperlihatkan kondisi laut yang tetap tenang meskipun peringatan tsunami kecil telah dikeluarkan.

Wilayah utara Jepang masih menyimpan trauma bencana tsunami besar tahun 2011, yang dipicu gempa dahsyat magnitudo 9 dan menewaskan sekitar 18.500 orang. Peristiwa itu juga memicu krisis nuklir di PLTN Fukushima.

Jepang yang berada di atas empat lempeng tektonik utama di Cincin Api Pasifik mengalami sekitar 1.500 gempa setiap tahun. Mayoritas tidak berbahaya, namun dampaknya sangat bergantung pada lokasi dan kedalamannya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya