Berita

Pelantikan Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Kota Sukabumi periode 2025–2028. (Foto: Pemuda Katolik Jabar)

Nusantara

Pemuda Katolik Kota Sukabumi Resmi Dilantik Siap Layani Masyarakat

MINGGU, 09 NOVEMBER 2025 | 05:45 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Dengan semangat pelayanan dan kebangsaan, Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Kota Sukabumi periode 2025-2028 resmi dilantik oleh Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Jawa Barat, Edi Murdani Sutrisno Silaban di Aula Paroki St. Yosef Sukabumi, beberapa waktu lalu.

Mengusung tema “Merajut Asa Pemuda Katolik Berkontribusi Nyata untuk Gereja dan Bangsa”, pelantikan ini menjadi momentum pembaharuan komitmen pelayanan bagi kader muda Katolik di Sukabumi.

Edi Murdani Sutrisno Silaban menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan panggilan untuk beraksi nyata.


“Pelantikan ini adalah tanda kesetiaan dan panggilan untuk melayani. Pemuda Katolik harus menjadi garam dan terang bagi masyarakat Sukabumi, menghadirkan wajah Gereja yang muda, kreatif, dan solutif,” ujar Edi dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu malam, 8 November 2025.

Ia juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi generasi muda di bidang ketenagakerjaan. Berdasarkan data Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Provinsi Jawa Barat tahun 2024 sebesar 6,75 persen dan TPT Kota Sukabumi sekitar 8,3 persen, ia menilai perlunya langkah konkret untuk memperkuat keterampilan serta daya saing tenaga kerja muda.

“Angka-angka itu adalah panggilan untuk bergerak. Kita harus menciptakan ruang bagi ekonomi kreatif, kewirausahaan, dan peningkatan keterampilan pemuda Katolik,” tegasnya.

Edi un meyakini di bawah kepemimpinan Fulbertus Wezo, Komcab Sukabumi akan menjadi motor penggerak yang solid, kreatif, dan berdampak bagi masyarakat.

Sementara itu, Romo Vikaris Paroki St. Yosef Sukabumi, RD. Wolfgang Amadeus Mario Sara, selaku Pastor Moderator Pemuda Katolik, mengajak seluruh kader untuk semakin aktif berkolaborasi dengan Gereja.

“Pemuda Katolik harus menjadi bagian yang hidup dari Gereja. Saya mengajak seluruh pengurus untuk bekerja sama dengan Dewan Paroki dan terlibat dalam kegiatan Gereja di tingkat Paroki, Wilayah, dan Lingkungan. Dengan demikian, semangat pelayanan benar-benar berakar dalam kehidupan umat,” imbuhnya.

Kepala Bidang Kepemudaan Disporapar Kota Sukabumi, Diwan Permana, mengapresiasi semangat Pemuda Katolik yang aktif di tengah masyarakat plural. “Kami membuka ruang bagi kader Katolik untuk ikut serta dalam berbagai program kepemudaan daerah, termasuk seleksi Duta Pemuda,” ujarnya.

Bendahara DPD KNPI Kota Sukabumi, Fauzi Akbar, juga menegaskan pentingnya sinergi lintas organisasi. “Pemuda Katolik telah menjadi bagian penting dari gerakan kepemudaan Sukabumi. Kolaborasi lintas agama dan organisasi harus terus dijaga untuk membangun daerah bersama,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pemuda Katolik Komcab Kota Sukabumi, Fulbertus Wezo, menegaskan komitmennya menjadikan masa bakti 2025–2028 sebagai periode pelayanan yang berdampak.

“Kami ingin Pemuda Katolik benar-benar hadir dan berkontribusi nyata, tidak hanya di internal organisasi, tetapi juga melalui kolaborasi lintas organisasi dan hierarki Gereja. Kami siap menjadi bagian aktif dalam dinamika Gereja dan masyarakat Sukabumi,” ungkapnya.

Pelantikan turut dihadiri oleh Pastor Vikaris Paroki St. Yosef Sukabumi RD. Wolfgang Amadeus Mario Sara, perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga (Disporapar) Kota Sukabumi, Kesbangpol, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Ansor, WKRI Paroki St. Yosef, serta para senior Pemuda Katolik. Hadir pula perwakilan dari Pemuda Katolik Komcab Kabupaten Sukabumi, Komcab Cianjur, dan Komda Jawa Barat.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya