Berita

Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lazismu 2026 di Lapangan Murjani, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat malam, 7 November 2025. (Foto: Dokumentasi Lazismu)

Nusantara

Rakernas Lazismu 2026 Usung Penguatan Inovasi Sosial Terintegrasi

MINGGU, 09 NOVEMBER 2025 | 04:41 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Lazismu menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 di Lapangan Murjani, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat malam, 7 November 2025 dengan mengusung tema “Penguatan Inovasi Sosial yang Terintegrasi, Berdampak, dan Berkelanjutan”.

Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Ahmad Imam Mujadid Rais, menyebut Rakernas menjadi momentum penyusunan rencana strategis nasional hingga 2030.

“Lazismu bersyukur termasuk lembaga yang rutin membuat rencana anggaran dan belanja. Ini bukti kepatuhan terhadap tata kelola yang diamanahkan dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui konsolidasi keuangan,” kata Mujadid dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu malam, 8 November 2025.


Ia menjelaskan, dinamika geopolitik global dan nasional menjadi pertimbangan utama dalam penyusunan arah kebijakan.

Sambung dia, mulai tahun depan strategi Lazismu akan diperkuat melalui integrasi data dan ekosistem program. 

“Malah menjadi tidak relevan jika salah satu entitas berjalan sendiri tidak bisa mengukur dampak program yang dilakukan,” tegasnya.

Hingga September 2025, Lazismu telah menghimpun dana ZISKA sebesar Rp582 miliar atau 92 persen dari target. 

Penyaluran dana mencapai Rp516 miliar dan diproyeksikan meningkat hingga Rp620 miliar pada akhir tahun.

“Semua itu diberikan untuk masyarakat yang membutuhkan dengan nilai manfaat seluas-luasnya agar ada dampak berkelanjutan yang menjadi komitmen Lazismu,” tambah Mujadid.

Bendahara Umum PP Muhammadiyah, Hilman Latief, turut mengapresiasi capaian Lazismu. 

“Tidak mudah bagi Lazismu sebagai lembaga amil zakat nasional yang ditentukan Undang-undang Nomor 23 tahun 2011 hingga bisa berkembang sampai sekarang ini,” ujarnya.

“Alhamdulillah Lazismu dalam penghimpunan dan pendistribusian secara nasional mengalami peningkatan yang signifikan,” tambah dia. 

Hilman mendukung ikhtiar Lazismu mengejar target penghimpunan berikutnya sebesar Rp1 triliun dan muktamar Muhammadiyah yang tinggal dua tahun lagi.

Hilman juga menekankan pentingnya memperkuat program Kampung Berkemajuan di tiap provinsi. 

“Lazismu dapat memperkuat ekosistem pemberdayaan masyarakat di bidang peternakan, pertanian, dan perikanan,” pungkasnya.


Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya