Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Ketua Dewan Maritim Federasi Rusia sekaligus Penasehat Presiden Rusia, Nikolai Patrushev. (Dok Kemenko Perekonomian)

Bisnis

Menko Airlangga: Rusia Tertarik Garap Pendidikan dan Pelatihan SDM Maritim Indonesia

SABTU, 08 NOVEMBER 2025 | 15:18 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Rusia tertarik untuk meningkatkan kerja sama dengan Indonesia terutama di sektor ekonomi, maritim, logistik hingga konektivitas kawasan. Hal tersebut dikatakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, setelah melakukan pertemuan dengan Ketua Dewan Maritim Federasi Rusia sekaligus Penasehat Presiden Rusia, Nikolai Patrushev, di Jakarta, Jumat 7 November 2025.

“Pengembangan sektor maritim dan logistik merupakan salah satu prioritas nasional dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat konektivitas antarwilayah,” ujar Menko Airlangga dalam keterangannya Sabtu, 8 November 2025.

Airlangga menegaskan pemerintah terus menambah kapasitas industri maritim domestik dan mendorong peran mitra luar negeri dalam memperkuat ekosistem logistik nasional agar Indonesia lebih mandiri dan kompetitif.


Di sisi lain, Patrushev menyatakan Rusia siap memperluas kolaborasi yang mendukung modernisasi sektor maritim di Indonesia. Mulai dari infrastruktur logistik laut, transfer teknologi perkapalan, hingga penguatan sumber daya manusia teknik kelautan.

“Pemerintah Rusia ingin menjajaki potensi kerja sama pendidikan dan pelatihan di berbagai lembaga maritim terkemuka di St. Petersburg, termasuk dalam bidang teknik kelautan, guna mendukung pengembangan SDM maritim yang unggul di Indonesia,” jelas Patrushev.

Pihak Rusia juga menawarkan inisiatif pengembangan jalur pelayaran internasional dan peningkatan konektivitas maritim global, seraya memberikan dukungan terhadap agenda besar Indonesia di sektor kelautan serta industri pendukungnya.

Airlangga menyambut baik minat tersebut dan menyoroti keunggulan Rusia dalam riset serta teknologi maritim. Ia menilai kolaborasi perguruan tinggi teknik kedua negara bisa memperluas kesempatan mahasiswa Indonesia mengembangkan inovasi.

“Selain mengirim mahasiswa, kami juga ingin mendorong kerja sama antara perguruan tinggi teknik Rusia dan Indonesia, karena melalui jalur ini akses bagi mahasiswa untuk belajar dan berinovasi akan semakin luas,” tegas Airlangga.

Ia memastikan seluruh usulan yang mengemuka bakal diharmonisasi bersama kementerian/lembaga terkait sebelum dilaporkan kepada Presiden Prabowo, sejalan dengan prioritas Asta Cita untuk meningkatkan kualitas SDM nasional.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya