Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Petrosea Raih Rp156 Miliar dari Anak Usaha Petronas

SABTU, 08 NOVEMBER 2025 | 07:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Emiten pertambangan dan jasa energi milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Petrosea Tbk (PTRO), baru saja mengamankan kontrak besar di sektor minyak dan gas (migas). Kontrak ini diperoleh melalui anak usahanya senilai sekitar Rp156 miliar. 

Kesepakatan penting ini diteken oleh PT Hafar Daya Konstruksi (HDK), perusahaan yang 51 persen sahamnya dimiliki oleh PTRO, bersama Petronas Carigali North Madura II Ltd., operator tunggal di Wilayah Kerja (WK) North Madura II.

Dikutip dari keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia, Sabtu 8 November 2025, kontrak ini bernilai 9,5 juta Dolar AS atau setara Rp156 miliar untuk porsi pekerjaan yang menjadi tanggung jawab HDK. Proyek yang ditandatangani pada 9 November 2024 ini merupakan hasil kolaborasi atau konsorsium antara HDK dengan PT Gunanusa Utama Fabricators.


Wakil Presiden Direktur HDK, Dito Danarianto Sudarbo, menjelaskan bahwa proyek ini adalah langkah strategis untuk memperkuat posisi perusahaan dalam mendukung kemandirian energi nasional. Proyek ini akan menunjukkan kemampuan HDK dalam menyediakan solusi rekayasa dan konstruksi dengan standar internasional.

Cakupan pekerjaan HDK dalam proyek ini sangat komprehensif, mencakup layanan penuh EPCIC (Engineering, Procurement, Construction, Installation, and Commissioning). Tugas utama mereka adalah membangun fasilitas terintegrasi di lepas pantai, yaitu Integrated Wellhead Central Processing Platform (WHCPP), serta memasang pipa bawah laut (Subsea Pipeline) dan Pipeline End Terminal (PLET) untuk Proyek Pengembangan Lapangan Hidayah Tahap 1.

Ekspansi bisnis yang dilakukan HDK adalah bagian dari strategi pengembangan usaha Petrosea. Strategi ini fokus pada pertumbuhan non-organik, yaitu melalui diversifikasi bisnis dan peningkatan kapabilitas, khususnya di bidang Engineering, Procurement, Construction and Installation (EPCI) lepas pantai.

Kabar baik mengenai kontrak ini disambut positif oleh pasar modal. Pantauan RMOL, saham PTRO menguat 7, 89 persen ke level RP8.550 pada penutupan perdagangan Jumat 7 November 2025 WIB.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya