Berita

Ilustrasi

Nusantara

Industri Musik Keberatan Raperda KTR Larang Total Sponsorship

KAMIS, 06 NOVEMBER 2025 | 21:21 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Panitia Khusus (Pansus) DPRD DKI Jakarta akhirnya merampungkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) meski banyak gelombang penolakan dari berbagai elemen masyarakat.

Draf yang berisi 27 pasal dalam 9 bab itu kini akan diserahkan kepada Badan Pembentukan Perda (Bapemperda) untuk tahap lanjutan.

Dalam Rapaerda KTR, pasal pelarangan penjualan, hingga aktivitas sponsorship dan tempat hiburan malam total steril rokok, tetap diloloskan  walau menimbulkan pro dan kontra.


Menanggapi hal ini, Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI) menilai kebijakan publik seperti Raperda KTR memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekosistem ekonomi kreatif, termasuk sektor hiburan dan event musik.

APMI berpandangan bahwa dialog terbuka antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan perlu dikedepankan agar regulasi yang lahir tidak hanya sebatas aspek kesehatan publik, tetapi perlu mempertimbangkan keberlangsungan sektor usaha dan lapangan kerja yang tercipta dari kegiatan ekonomi tersebut.

"Kami memahami tujuan baik pemerintah dalam melindungi masyarakat melalui regulasi KTR. Namun, APMI menilai bahwa kebijakan larangan total sponsorship dari industri rokok, khususnya di wilayah Jakarta, perlu dikaji secara proporsional dan transisi yang terencana," bunyi pernyataan APMI yang diterima Kamis, 6 November 2025.

APMI menegaskan industri musik dan event di Indonesia masih perlu tumbuh dan bergantung dari dukungan sponsor, termasuk dari industri tembakau, yang selama ini turut berperan dalam mengembangkan kegiatan seni, membangun infrastruktur acara, serta membuka lapangan kerja. 

Kebijakan pelarangan total dan tanpa alternatif solusi jelas berpotensi melemahkan daya hidup promotor, musisi, dan tenaga kerja kreatif di lapangan.

Atas Raperda KTR yang telah dibahas di Pansus DPRD DKI Jakarta, APMI meminta pemerintah daerah tidak terburu-buru dan gegabah, serta membuka ruang dialog yang inklusif untuk menemukan titik keseimbangan antara tanggung jawab kesehatan publik dan keberadaan lapangan kerja.

"Kami mendorong adanya roadmap transisi yang realistis, misalnya skema pembatasan bertahap, bukan pelarangan total. Paralel sambil mengembangkan ekosistem sponsorship alternatif dari BUMN, sektor swasta non-tembakau, serta dukungan APBD untuk event lokal dan nasional," sebut APMI dalam pernyataannya.

Ke depan, APMI akan menginisiasi dialog dan policy hearing dengan Pemerintah Provinsi dan DPRD DKI Jakarta, Kementerian Pariwisata, serta Kementerian Ekonomi Kreatif untuk menyampaikan dampak ekonomi kebijakan ini. 

Termasuk menyusun kajian bersama akademisi dan lembaga riset terkait kontribusi industri event terhadap penyediaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi kreatif nasional, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor agar industri hiburan tetap hidup, sehat, dan berdaya saing tanpa mengorbankan nilai-nilai kesehatan masyarakat.

"Kami percaya, solusi terbaik selalu lahir dari kolaborasi dan keterbukaan. APMI berkomitmen menjadi jembatan antara pemerintah dan para pelaku industri demi terciptanya kebijakan yang berkeadilan dan berkelanjutan bagi semua pihak," tutup pernyataan tersebut.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya