Berita

Dewan Pengurus Pusat Persatuan Ummat Islam (DPP PUI) melalui Bidang Hubungan Luar Negeri melakukan audiensi strategis dengan Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Hukum dan HAM Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Azis Syamsuddin. (Foto: Istimewa)

Politik

PUI Bahas Kerjasama Bareng Kadin untuk UMKM dan Pengusaha Daerah

KAMIS, 06 NOVEMBER 2025 | 15:53 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dewan Pengurus Pusat Persatuan Ummat Islam (DPP PUI) melalui Bidang Hubungan Luar Negeri melakukan audiensi strategis dengan Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Hukum dan HAM Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Azis Syamsuddin.

Pertemuan yang berlangsung di Menara Kadin, Jakarta ini, bertujuan untuk menjajaki sinergi dalam mengembangkan potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pengusaha daerah yang tergabung dalam komunitas PUI.

Azis Syamsuddin menjelaskan bahwa Kadin yang dibentuk berdasarkan UU 1/1987, merupakan representasi tunggal dunia usaha Indonesia. 


“Pada prinsipnya Kadin membuka peluang bagi semua orang untuk bisa bergabung, asalkan yang bersangkutan telah memiliki usaha yang berjalan, dan sudah terdaftar dengan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB),” kata Azis Syamsuddin dalam keterangan tertulis, Kamis 6 November 2025.

Sementara, Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri DPP PUI, Adhe Nuansa Wibisono, memaparkan bahwa PUI memiliki komunitas pengusaha dan UMKM yang tersebar di berbagai daerah, khususnya Jawa Barat, dengan berbagai sektor seperti perumahan, percetakan, konveksi, konstruksi ringan, dan produk pangan. 

Dalam pertemuan itu, kata dia, PUI menanyakan terkait peluang kerjasama dengan Kadin khususnya dalam pembinaan UMKM dan pengusaha di daerah, terkait program sertifikasi usaha, program pelatihan bisnis, opportunity pameran bisnis, dan pelatihan ekspor-impor.

"Kami berharap pertemuan ini menjadi awal sinergi yang positif bagi peningkatan kualitas UMKM dan pengusaha PUI," katanya.

Wibisono menambahkan bahwa ke depan, berbagai pelatihan bisnis, kesempatan pameran, dan pelatihan ekspor-impor yang didukung KADIN akan menjadi katalisator bagi tumbuhnya kelas pengusaha baru di Indonesia.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya