Berita

Presiden Prabowo Subianto menaiki KRL bersama masyarakat, Selasa, 4 November 2025 (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

PT KAI Harus Perbaiki Layanan Sesuai Instruksi Prabowo

RABU, 05 NOVEMBER 2025 | 11:51 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Komitmen Presiden Prabowo meningkatkan layanan commuter line di Jabodetabek didukung Wakil Ketua Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Syaiful Huda.

“Presiden menginginkan layanan KRL yang lebih andal agar masyarakat tidak mengalami masa tunggu lama maupun penumpukan di stasiun. Ini menjadi perhatian serius yang harus dijawab oleh PT KAI dan KAI Commuter,” ujar Huda, Rabu, 5 November 2025. 

Huda mengatakan moda transportasi kereta api, khususnya KRL, telah menjadi tulang punggung sistem transportasi di wilayah Jabodetabek. Rata-rata setiap hari lebih dari satu juta warga menggunakan layanan jenis moda transportasi ini. 


Meskipun saat ini layanan KRL relatif baik, namun masih terjadi penumpukan penumpang karena masa tunggu kereta (headway) terutama di jam berangkat maupun pulang kerja. 

“Situasi ini ditangkap oleh Presiden sehingga beliau berkomitmen mengalokasikan anggaran Rp5 triliun untuk menambah 30 rangkaian KRL sehingga tingkat headway bisa diturunkan,” ujarnya

Huda menilai penambahan 30 rangkaian KRL berpotensi menjadi solusi untuk memperpendek masa tunggu kereta, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja. 

Namun, ia mengingatkan bahwa efektivitas solusi tersebut turut ditentukan oleh keberhasilan PT KAI dan KAI Commuter dalam mengatasi persoalan teknis manajemen perjalanan.

“Pengelolaan headway tidak hanya soal menambah armada. Ada faktor teknis yang harus dibenahi seperti sistem sinyal atau kendali kereta, catu daya listrik, kondisi infrastruktur jalur dan persilangan, ketersediaan depot dan stabling, waktu henti (dwell time), hingga kesiapan sumber daya manusia,” ujarnya.

Legislator asal Dapil Jabar 7 ini ini menegaskan instruksi Presiden Prabowo harus dipahami sebagai tantangan sekaligus momentum bagi manajemen PT KAI dan KAI Commuter melakukan pembenahan menyeluruh. 

Langkah pemerintah memperkuat layanan KRL dapat segera diikuti kebijakan operasional yang komprehensif, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh para pengguna transportasi publik. 

“Komitmen Presiden adalah peluang besar agar pengelolaan KRL menjadi lebih modern, efisien, dan nyaman. Sekarang tugas PT KAI dan KAI Commuter untuk memastikan seluruh kendala teknis maupun strategis dapat dituntaskan, sehingga penambahan armada benar-benar meningkatkan kenyamanan dan efektivitas perjalanan masyarakat,” pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya