Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

OJK: Kredit Syariah Siap Tumbuh Lebih Kencang Tahun Depan

RABU, 05 NOVEMBER 2025 | 08:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kredit perbankan syariah bisa tumbuh sampai 11 persen pada akhir tahun 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan, keyakinan ini muncul karena kinerja bank-bank syariah terus menunjukkan hasil yang positif.

“Kita memperkirakan pertumbuhan kredit akan berada di kisaran 9 hingga 11 persen. Biasanya, penyaluran kredit meningkat cukup banyak menjelang akhir tahun,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, dalam keterangannya yang dikutip redaksi di Jakarta, Rabu 5 November 2025. 

Berdasarkan data OJK, hingga Agustus 2025, aset perbankan syariah tumbuh 8,15 persen dibanding tahun sebelumnya, menjadi Rp975,9 triliun. Sementara itu, pembiayaan naik 8,13 persen menjadi Rp670,8 triliun, dan dana pihak ketiga (DPK) meningkat 7,37 persen hingga mencapai Rp757,2 triliun.


“Menjelang akhir tahun dan awal tahun depan, kami berharap ada tambahan pertumbuhan kredit,” tambah Dian.

Banyak bank saat ini sedang menata ulang portofolionya, termasuk dengan menghapus kredit bermasalah dari pembukuan dan membersihkan neraca keuangan. Langkah ini penting untuk menjaga kesehatan keuangan bank agar tidak terbebani oleh kredit macet (non-performing loan/NPL).

“Sekarang saatnya dibersihkan dulu, agar tahun depan bisa tumbuh lebih sehat,” jelasnya.

Dian juga menyebutkan bahwa perlambatan pertumbuhan kredit yang terjadi belakangan ini masih merupakan dampak dari proses restrukturisasi pasca-pandemi Covid-19. Namun, setelah kondisi perbankan semakin kuat dan aset bermasalah berkurang, OJK yakin industri perbankan syariah akan kembali tumbuh pesat pada 2025 dan berlanjut hingga 2026.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya