Berita

Gendhis Zhillan Qamarinna (kanan) menjadi juara 1 di ajang Batik Cilik Indonesia 2025. (Foto: Dok. Pribadi)

Nusantara

Ajang Batik Cilik Indonesia 2025

Siswi SMP Islam Al-Azhar Bekasi Ingin jadi Putri Indonesia

SELASA, 04 NOVEMBER 2025 | 17:50 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Siswa SMP Islam Al-Azhar 8 Bekasi Gendhis Zhillan Qamarinna berhasil meraih gelar Juara 1 Putri Batik Cilik Indonesia 2025 yang diikuti finalis dari berbagai provinsi di Indonesia.

Mereka berkompetisi menampilkan bakat, pengetahuan budaya, dan kemampuan public speaking untuk menjadi duta muda batik Indonesia.

Sebelum menjadi juara, Gendhis bersama finalis lain menjalani karantina selama empat hari di Hotel Yello Harmoni, Jakarta Pusat, sejak 29 Oktober hingga 2 November 2025.


Dalam masa karantina, para peserta mendapat pembekalan dari para mentor profesional di bidang kepribadian, budaya, dan komunikasi publik. Gendhis mengaku pengalaman paling berkesan selama mengikuti ajang ini bukan hanya soal kemenangan, melainkan kebersamaan antarfinalis.

“Yang paling berharga buat saya adalah pertemanan. Saya bisa bertemu teman-teman dari Papua, Palopo, sampai Sumatera Utara. Kami saling mendukung, tidak merasa bersaing,” ujar Gendhis.

Pada malam grand final, Gendhis tampil membawakan presentasi berbahasa Inggris tentang Batik Jawa Barat, khususnya Batik Bekasi yang menggambarkan kerja keras dan harmoni masyarakat Sunda.

Gendhis kemudian dinobatkan sebagai pemenang utama, disusul Ivy Elizabeth Lea Sahetapy Cox dari Bali sebagai Runner Up 2, Salsabila Niffatul Nasywah dari Palembang sebagai Runner Up 3, Kimloui Shafa Aguin dari Depok sebagai Runner Up 3, dan Facira Izzatunissa Bramado dari Lampung sebagai Runner Up 4.

Gendhis berkomitmen untuk tetap fokus pada pendidikan. Ia menargetkan melanjutkan ke SMA unggulan dan bercita-cita menjadi Putri Indonesia setelah kuliah nanti.

“Sekarang saya ingin fokus belajar dulu. Nanti kalau sudah SMA mungkin ikut ajang seperti Gadis Sampul. Tapi tujuan utama saya tetap jadi Putri Indonesia,” demikian kata Gendhis.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

Board of Peace: Pergeseran Rational Choice ke Pragmatisme Politik

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:45

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

Kawasan Industri Jateng Motor Baru Transformasi Ekonomi Nasional

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:58

Ustaz Adi Hidayat Sambangi Markas Marinir

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:42

Ketua BEM UGM: Semakin Ditekan, Justru Kami Semakin Melawan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:26

Praktisi Hukum: Pasal 2 dan 3 UU Tipikor Bisa jadi Alat Kriminalisasi Pengusaha

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:06

PBNU dan Majelis Alumni IPNU Peroleh Wakaf Alquran di Bulan Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:45

Kejagung Tegaskan Hukuman Mati ABK di Kasus Narkoba sesuai Fakta Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:30

Mantan Danyon Sat 71.2 Kopassus Jabat Dandim 0509 Kabupaten Bekasi

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:15

KPK Bakal Kulik Dugaan Aliran Uang Suap Importasi ke Dirjen Bea Cukai

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya