Berita

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menutup diklat calon Kepala Sekolah Rakyat secara daring dari Kantor Kemensos Jakarta, Selasa, 4 November 2025.

Politik

Mensos Gus Ipul Tutup Diklat Calon Kepala Sekolah Rakyat

SELASA, 04 NOVEMBER 2025 | 17:43 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Sekolah Rakyat resmi ditutup. Penutupan dilakukan oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) secara daring dari Kantor Kemensos, Jakarta, Selasa, 4 November 2025.

Kegiatan ini diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah secara daring dengan pendampingan langsung Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Sekretaris Jenderal Robben Rico, Kepala Pusdiklatbangprof Hasim, serta para pejabat tinggi madya dan pratama Kemensos.

Selama 13 hari pelatihan dengan total 150 jam, para calon kepala sekolah telah menunjukkan semangat dan komitmen tinggi untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di tempat tugas masing-masing.


“Luar biasa, 13 hari dan 150 jam bukan waktu yang sebentar. Tapi hasilnya terasa ada perubahan cara berpikir dan cara bergerak,” ujar Mensos Gus Ipul.

Gus Ipul menjelaskan, empat arahan utama agar hasil pelatihan benar-benar berdampak bagi penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Pertama, kompetensi yang diperoleh harus dilanjutkan dengan aksi nyata di lapangan karena ilmu tanpa tindakan tidak akan membawa perubahan.

Kedua, setiap kegiatan dan kebijakan sekolah harus berorientasi pada kemajuan siswa, bukan hanya urusan administrasi. Ketiga, seluruh pihak perlu menjaga solidaritas dan semangat gotong royong antarsekolah dan antardaerah.

Keempat, Mensos menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik melalui transparansi dan akurasi data dalam setiap tahap pelaksanaan program. 

“Kalau datanya benar, perencanaannya benar, Insya Allah 50 persen sudah berjalan,” lanjut Gus Ipul.

Mensos Gus Ipul menyebut, sekitar 6.700 siswa Sekolah Rakyat yang saat ini terdata harus mendapat fasilitas berkelanjutan.

“Anak-anak ini harus disiapkan masa depannya. Ada yang ingin kuliah, ada yang ingin bekerja semua harus kita dampingi,” pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya