Berita

Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu. (Foto: Dokumen RMOL)

Bisnis

Banyak Bank Nakal, Bos LPS Desak Perbankan Turunkan Suku Bunga Simpanan

SELASA, 04 NOVEMBER 2025 | 14:58 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu menyoroti masih banyaknya bank yang menaikkan suku bunga simpanan di atas tingkat wajar.

Anggito mengatakan rata-rata bunga simpanan perbankan masih lebih tinggi dari Tingkat Bunga Penjaminan (TBP), padahal LPS telah menurunkan TBP secara bertahap.

Per September 2025, TBP untuk simpanan rupiah di bank umum sudah dipangkas 25 basis poin menjadi 3,50 persen dari sebelumnya 3,75 persen. Namun justru semakin banyak nasabah yang menerima bunga di atas ketentuan penjaminan tersebut.


“Porsi nasabah yang mendapatkan suku bunga simpanan di atas TBP justru meningkat, dari 13 persen pada 2022 menjadi 32 persen pada September 2025,” ungkap Anggito, Dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, dikutip Selasa, 4 November 2025.

Ia mendesak perbankan segera menurunkan bunga simpanan agar sesuai kebijakan penjaminan.

“LPS bersama lembaga anggota KSSK lainnya mendorong perbankan untuk menyesuaikan suku bunga simpanan ke tingkat yang wajar,” tutur Anggito.

Di sisi lain, LPS memastikan fungsi penjaminan simpanan terus berjalan efektif dalam menjaga kepercayaan masyarakat dan stabilitas sistem keuangan. 

Hingga September 2025, cakupan penjaminan tetap di atas 90 persen dari total rekening perbankan nasional, yakni mencapai 662 juta rekening bank umum (99,94 persen) dan 15,8 juta rekening BPR/BPRS (99,97 persen).

Anggito menambahkan, LPS bakal memperkuat peran dalam memperluas inklusi masyarakat untuk menabung di sektor perbankan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya