Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Prabowo Beberkan Ongkos Kereta Khusus Petani dan Pedagang

SELASA, 04 NOVEMBER 2025 | 14:46 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto membeberkan secara langsung skema tarif kereta khusus untuk petani dan pedagang kecil yang sedang disiapkan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI). 

Hal itu ia sampaikan usai meninjau Stasiun Manggarai dan meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Jakarta, Selasa, 4 November 2025.

Saat menjawab pertanyaan awak media, Prabowo menjelaskan bahwa pemerintah akan memberikan subsidi sebanyak 60 persen pada ongkos kereta khusus pedagang dan petani. Sementara barang yang dibawanya tidak akan dikenakan ongkos naik.  


“Iya, tadi saya sudah katakan. Ongkos disubsidi pemerintah 60 persen Semuanya. Kalau untuk petani dan pedagang, dianya tetap disubsidi 60 persen. Barangnya tidak bayar,” ujar Prabowo.

Presiden juga menambahkan bahwa kereta khusus ini dirancang agar memudahkan mobilitas petani dan pedagang membawa hasil bumi maupun dagangan tanpa biaya tambahan untuk barang.

“Jadi dia hanya bayar untuk dirinya. Barang dagangannya dia tidak perlu bayar. Kursinya nyamping,” jelasnya.

Sebelumnya, Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa Presiden memberikan dukungan penuh terhadap program kereta khusus petani dan pedagang tersebut.

“Tadi kami laporkan kepada Bapak Presiden bahwa kami sudah menyiapkan juga kereta khusus petani dan pedagang. Beliau sangat mendukung sekali, karena ini adalah mensupport untuk ekonomi rakyat di bawah,” kata Bobby usai menemui Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 3 November 2025.

Menurut Bobby, saat ini KAI telah menyiapkan delapan unit kereta khusus petani dan pedagang dan berencana menambah jumlah serta memperluas rutenya.

Layanan perdana akan diluncurkan di Merak pada bulan ini, melayani rute Merak–Rangkasbitung, dan ke depan diperpanjang hingga Tanah Abang, Jakarta.

“Kita akan luncurkan di Merak dulu, di bulan ini kita luncurkan,” ujarnya.

Bobby menambahkan bahwa layanan tersebut akan beroperasi pada jam aktivitas petani dan pedagang, yakni pagi dan sore hari, dengan tarif jauh lebih murah dibandingkan kereta reguler.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya