Berita

Kementerian Koperasi menggelar Kick-Off Pelatihan Pendamping bekerja sama dengan pemerintah Provinsi Jawa Timur. (Foto: Humas Kemenkop)

Nusantara

Kemenkop Tancap Gas Pelatihan Pendamping Kopdes di Jatim

SELASA, 04 NOVEMBER 2025 | 13:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Koperasi menggelar Kick-Off Pelatihan Pendamping bekerja sama dengan pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai upaya percepatan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan(Kopdes/Kel) Merah Putih. 

Kegiatan ini merupakan tindaklajut dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 dan Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 terkait Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. 

Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Destry Anna Sari menegaskan pelatihan terhadap pendamping merupakan titik penting terhadap penyelenggaraan Kopdes/Kel Merah Putih yang berkelanjutan. Peran pendamping merupakan kunci dalam mendorong profesionalitas koperasi.


“Pendamping bukan hanya fasilitator administratif, tetapi business coach yang dapat membantu memetakan potensi desa, membangun kolaborasi, serta memastikan implementasi digitalisasi melalui SIMKOPDES,” kata Destry dalam keterangannya, Selasa, 4 November 2025.

Pelatihan menyasar 2.129 pendamping, terdiri dari: 836 Business Assistant, 78 Project Management Office, 802 Tenaga Pendamping Desa, 131 Tenaga Pendamping Kapasitas Usaha, 285 Penyuluh Perikanan. 

Pelatihan dilakukan secara intensif selama lima hari, dengan dukungan narasumber dari akademisi, praktisi koperasi, dan lembaga pelatihan resmi. Selain pelatihan kepada pendamping, juga dilaksanakan pelatihan untuk 16.988 pengurus Kopdes/Kel Merah Putih di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur pada 27 Oktober- 29 November 2025. 

Pada saat yang sama Kemenkop juga melakukan penandatanganan kerja sama dengan Universitas Airlangga, Universitas Negeri Surabaya, STIESIA Surabaya.

“Kolaborasi ini penting dalam menyediakan dukungan akademik, riset, dan pelatihan lanjutan bagi SDM koperasi,” ujar Destry.

Destry mengatakan penguatan ekosistem dengan melibatkan Kampus sangat perlu karena program Kopdes/Kel MerahPutih akan menjadi pendorong kemandirian ekonomi desa dan menciptakan rantai pasok ekonomi lokal yang kuat.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya