Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Prabowo: Gausah Khawatir Soal Whoosh, Saya Tanggung Jawab!

SELASA, 04 NOVEMBER 2025 | 12:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto buka suara terkait polemik utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) saat meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Jakarta, Selasa, 4 November 2025. 

Pada kesempatan itu, Prabowo menegaskan komitmennya untuk bertanggung jawab penuh terhadap operasional dan keberlanjutan proyek Whoosh.

Ia meminta masyarakat untuk tidak khawatir, sambil menyatakan bahwa pemerintah telah mempelajari seluruh aspek proyek Whoosh dan tidak menemukan permasalahan berarti.  


“Gausa kawatir ribut-ribut whoosh, saya sudah pelajari masalahnya tidak ada masalah saya akan tanggung jawab nanti whoosh semuanya,” ujar Prabowo.  

Presiden menekankan bahwa Indonesia bukan negara sembarangan dan memiliki kemampuan finansial serta teknis untuk menjalankan proyek transportasi modern seperti Whoosh. Ia menegaskan agar PT KAI dan seluruh pihak tidak perlu merasa khawatir.  

“Indonesia bukan negara sembarangan. Saya hitung nggak ada masalah. PT KAI nggak usah khawatir. Kita layani rakyat kita, kita berjuang untuk rakyat kita. Teknologi dan sarana itu tanggung jawab bersama, dan di ujungnya tanggung jawab RI,” tambahnya.  

Prabowo juga menegaskan bahwa proyek transportasi publik seperti Whoosh tidak seharusnya dinilai hanya dari sisi untung dan rugi, melainkan dari manfaatnya bagi rakyat.

Ia mencontohkan bahwa di seluruh dunia, layanan publik seperti kereta api selalu disubsidi oleh negara.  

“Whoosh itu semua pabrik transport di seluruh dunia, jangan dihitung untung rugi, tapi manfaatnya untuk rakyat. Di seluruh dunia begitu, ini namanya public service obligation,” jelasnya.  

Prabowo mengatakan, seluruh pembiayaan subsidi berasal dari pajak dan kekayaan negara yang harus dikelola secara bersih. Ia menegaskan tekad pemerintah untuk memberantas kebocoran dan penyelewengan anggaran agar uang rakyat benar-benar kembali untuk kepentingan publik.  

“Makanya kita harus mencegah semua kebocoran. Kita sungguh-sungguh harus hentikan penyelewengan, korupsi. Uang rakyat nggak boleh dicuri, akan kita kembalikan untuk pelayanan rakyat,” tegasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya