Berita

Baznas RI bersama BPKH melakukan serah terima lima bantuan Program Kemaslahatan di Provinsi Jawa Timur. (Foto: Baznas RI)

Nusantara

Tak Pakai Dana Haji, BPKH-Baznas Dukung Peningkatan Sarpras Pendidikan

SELASA, 04 NOVEMBER 2025 | 06:02 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Baznas RI bersama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menggelar serah terima lima bantuan Program Kemaslahatan di Provinsi Jawa Timur, di Desa Tugurejo, Ngasem, Kabupaten Kediri.

Kegiatan ini merupakan upaya mendukung peningkatan sarana dan prasarana (sarpras) pendidikan serta dakwah di wilayah Jawa Timur. Melalui penyaluran program kemaslahatan ini, diharapkan lembaga pendidikan dan dakwah dapat menjalankan aktivitasnya dengan lebih baik, efisien, dan berkelanjutan.

"Bantuan ini seperti air segar yang mengucur di pondok pesantren yang menerima bantuan infrastruktur dari BPKH," kata Anggota Komisi VIII DPR KH An’im Falachuddin Mashur melalui keterangan tertulis, dikutip Selasa 4 November 2025.


Sementara itu, Kepala Divisi Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan BPKH, Dyah Rahayu menegaskan bahwa program kemaslahatan ini tidak menggunakan dana setoran haji jemaah, melainkan berasal dari nilai manfaat Dana Abadi Umat (DAU).

“Pokok dananya tetap terjaga, sedangkan nilai manfaatnya digunakan untuk mendukung program sosial, pendidikan, dan dakwah. Jadi, kalau ada yang beranggapan program kemaslahatan ini memakai dana haji, itu tidak benar,” kata Dyah.

Kepala PMU Dana Kemaslahatan BPKH-Baznas, Muhamad Iman Damara menambahkan, pelaksanaan program ini berjalan berkat kerja sama dan kelengkapan administrasi dari para penerima manfaat.

Lewat program ini, BPKH dan Baznas berharap dapat terus memperkuat peran lembaga pendidikan Islam dan lembaga dakwah dalam mencetak generasi unggul, berakhlak, serta berdampak bagi masyarakat.

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya