Berita

Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi.

Politik

Jawab Pertanyaan Prabowo, Budi Arie Mantap Gabung Gerindra

SENIN, 03 NOVEMBER 2025 | 16:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Keinginan Budi Arie Setiadi untuk bergabung ke Partai Gerindra bukan keputusan yang muncul tiba-tiba. Langkah politik Ketua Umum Projo itu justru menjadi jawaban atas pertanyaan langsung dari Presiden Prabowo Subianto yang sempat menyinggung arah politiknya.

Saat menjadi narasumber di Kanal Youtube RMOL TV, Senin, 3 November 2025, mantan Menteri Koperasi itu blak-blakan soal keinginan dirinya bergabung dengan partai Gerindra besutan Prabowo Subianto tersebut.

“Saya ditanya sama Pak Prabowo, ‘kamu ini Gerindra atau PSI?’,” kenang Budi Arie menceritakan momen yang terjadi di Solo, 20 Juli 2025, saat menghadiri Kongres PSI yang kala itu sempat viral di media sosial.


Budi mengaku sempat merenung dan berdiskusi panjang dengan banyak pihak sebelum akhirnya memutuskan untuk memperkuat barisan Gerindra.

“Setelah saya renung-renungkan, berpikir, dan berdiskusi dengan banyak pihak, saya rasa kita harus memperkuat Partai Gerindra, partai pimpinan Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.

Menurutnya, keputusan itu lahir dari kesadaran bahwa agenda politik Prabowo Subianto bersifat strategis dan membutuhkan dukungan partai yang kuat dan solid. Karena itu, ia menilai pilihannya bergabung dengan Gerindra merupakan langkah yang logis dan strategis.

“Nilai-nilai perjuangan Partai Gerindra ini tidak berbeda jauh dengan nilai-nilai perjuangan Projo, yang setia di garis rakyat,” kata Budi.

Ia juga menyadari langkahnya akan menimbulkan beragam tafsir politik.

“Saya sudah bilang ke teman-teman, kalau saya masuk PSI pasti nanti ada yang mem-framing ‘Budi Arie tidak setia kepada Presiden Prabowo’. Tapi kalau saya pilih Gerindra, pasti juga akan ada framing ‘Budi tidak setia terhadap Jokowi’,” ujarnya.

“Tapi buat saya, meminta izin kepada teman-teman Projo untuk bergabung dengan Partai Gerindra adalah pilihan yang logis, strategis, dan rasional,” tutupnya.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

UPDATE

Bakamla Kirim KN. Singa Laut-402 untuk Misi Kemanusiaan ke Siau

Jumat, 09 Januari 2026 | 05:40

Intelektual Muda NU: Pelapor Pandji ke Polisi Khianati Tradisi Humor Gus Dur

Jumat, 09 Januari 2026 | 05:22

Gilgamesh dan Global Antropogenik

Jumat, 09 Januari 2026 | 04:59

Alat Berat Tiba di Aceh

Jumat, 09 Januari 2026 | 04:45

Program Jatim Agro Sukses Sejahterakan Petani dan Peternak

Jumat, 09 Januari 2026 | 04:22

Panglima TNI Terima Penganugerahan DSO dari Presiden Singapura

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:59

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Mengawal Titiek Soeharto

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:25

Intelektual Muda NU Pertanyakan Ke-NU-an Pelapor Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 02:59

Penampilan TNI di Pakistan Day Siap Perkuat Diplomasi Pertahanan

Jumat, 09 Januari 2026 | 02:42

Selengkapnya