Berita

Kolase Budi Arie Setiadi dan Sufmi Dasco Ahmad (Foto: RMOL)

Politik

Dasco Pastikan Budi Arie Belum Punya KTA Gerindra

SENIN, 03 NOVEMBER 2025 | 15:21 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad memastikan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi belum resmi bergabung dan memiliki kartu tanda anggota (KTA) Partai Gerindra.

“Belum,” kata Dasco singkat dalam pesan elektronik kepada RMOL, Senin, 11 November 2025. 

Pernyataan Dasco tersebut menepis isu yang beredar setelah Budi Arie memberi sinyal kuat bahwa Projo akan segera berlabuh ke Partai Gerindra. 


Isyarat itu disampaikan Budi Arie dalam pidato pembukaan Kongres III Projo di Jakarta, Sabtu, 1 November 2025, yang dihadiri sejumlah tokoh politik nasional.

Dalam pidatonya, Budi Arie menyebut langkah tersebut bertujuan memperkuat barisan pendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.  

“Kami berharap bisa memperkuat agenda politik Pak Prabowo. Supaya kepemimpinan Prabowo bisa lebih kuat dan solid,” kata Budi Arie di hadapan ribuan kader Projo.

Meski demikian, saat dimintai tanggapan di lokasi kongres, Dasco mengaku belum mendengar langsung pernyataan Budi Arie mengenai rencana bergabung dengan Gerindra.  

“Saya belum dengar langsung, nanti kalau sudah dengar langsung, saya tanggapi,” ujarnya. 

Namun Dasco menegaskan, Partai Gerindra terbuka terhadap dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari relawan Projo. 

“Kalau Gerindra, siap gelombang besar dari mana pun. Namanya aspirasi, tentu akan dipertimbangkan untuk kemudian hari,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Projo, Handoko, mengatakan keputusan Budi Arie untuk berpartai merupakan hak politik pribadi. 

“Silakan, itu hak politik Pak Budi Arie,” ujarnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya