Berita

Direktur PT Wahana Adyawarna, Menas Erwin Djohansyah (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Hukum

Anak Tersangka Menas Erwin Dipanggil KPK dalam Kasus TPPU di Mahkamah Agung

SENIN, 03 NOVEMBER 2025 | 15:11 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa Valentino Matthew, anak dari tersangka Menas Erwin Djohansyah (MED), sebagai saksi dalam kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terkait pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Senin 3 November 2025. 

“KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi dalam penyidikan dugaan TPPU di lingkungan Mahkamah Agung,” ujar Budi kepada wartawan.


Valentino sebelumnya sempat mangkir dari panggilan penyidik pada 23 Oktober 2025, ketika diperiksa terkait kasus suap yang menjerat ayahnya.

Sementara itu, Menas Erwin ditahan KPK pada 25 September 2025 usai ditangkap di rumahnya di kawasan BSD, Tangerang Selatan. Ia tiga kali mangkir dari panggilan penyidik sebelum akhirnya dijemput paksa.

Dalam perkara ini, KPK juga menetapkan Sekretaris MA periode 2020–2023, Hasbi Hasan (HH), sebagai tersangka penerima suap. Menas Erwin diduga memberikan uang muka sebesar Rp9,8 miliar untuk mengurus salah satu perkara di MA.

KPK sebelumnya telah mengumumkan pengembangan kasus ini ke tahap TPPU sejak 5 Maret 2024, namun saat itu belum mengungkapkan nama tersangkanya. 

Berdasarkan informasi terbaru yang dihimpun, KPK menetapkan tiga tersangka TPPU, yakni Hasbi Hasan, penyanyi Windy Idol, dan Rinaldo Septariando B, kakak kandung Windy yang berprofesi sebagai wiraswasta.

Kasus ini menjadi bagian dari rangkaian penyidikan dugaan jual beli perkara di Mahkamah Agung yang telah menjerat sejumlah pejabat lembaga peradilan sejak 2022.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Sekjen PBB Kecewa AS Keluar dari 66 Organisasi Internasional

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yaqut Tersangka Kuota Haji, PKB: Walau Lambat, Negara Akhirnya Hadir

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yahya Tak Mau Ikut Campur Kasus Yaqut

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:03

TCL Pamer Inovasi Teknologi Visual di CES 2026

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:56

Orang Dekat Benarkan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Ngadep Jokowi di Solo

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:47

KPK Sudah Kirim Pemberitahuan Penetapan Tersangka ke Yaqut Cholil dan Gus Alex

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:24

Komisi VIII DPR: Pelunasan BPIH 2026 Sudah 100 Persen, Tak Ada yang Tertunda

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:56

37 WNI di Venezuela Dipastikan Aman, Kemlu Siapkan Rencana Kontigensi

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:45

Pilkada Lewat DPRD Bisa Merembet Presiden Dipilih DPR RI

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:40

PP Pemuda Muhammadiyah Tak Terlibat Laporkan Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:26

Selengkapnya