Berita

Pembeli di pasar tradisional. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

RI Inflasi 0,28 Persen pada Oktober 2025, Ini Biang Keroknya!

SENIN, 03 NOVEMBER 2025 | 13:37 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indonesia mencatat inflasi bulanan (mtm) sebesar 0,28 persen pada Oktober 2025.  Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini menjelaskan, angka tersebut sejalan dengan kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) menjadi 109,04 pada Oktober 2025.

"Pada Oktober 2025, terjadi inflasi sebesar 0,28 persen secara bulanan atau terjadi kenaikan indeks harga konsumen dari 108,74 pada September 2025 menjadi 109,04 pada Oktober 2025," kata Pudji Ismartini dalam konferensi pers BPS di Jakarta,  Senin, 3 November 2025.

Sementara secara tahunan (yoy), inflasi tercatat 2,86 persen, dan secara tahun kalender (ytd) berada di level 2,10 persen.


Pudji menyebut kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya menjadi penyumbang inflasi bulanan terbesar dengan kenaikan 3,05 persen dan andil 0,21 persen. Emas perhiasan menjadi komoditas dominan yang mengerek inflasi kelompok ini.

“Komoditas yang dominan mendorong inflasi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya ini adalah emas perhiasan yang memberikan andil inflasi sebesar 0,21 persen,” jelasnya.

Selain emas perhiasan, komoditas pangan seperti cabai merah menyumbang andil inflasi 0,06 persen, telur ayam ras 0,04 persen, serta daging ayam ras 0,02 persen.

BPS mencatat 26 provinsi mengalami inflasi bulanan, dengan angka tertinggi terjadi di Banten sebesar 0,57 persen. Adapun 12 provinsi lainnya mengalami deflasi, terdalam di Papua Pegunungan sebesar 0,92 persen.

Sementara itu, inflasi tahunan terutama didorong oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan inflasi 4,99 persen dan andil 1,43 persen.

“Komoditas dengan andil inflasi terbesar pada kelompok ini adalah cabai merah. Komoditas lain di luar kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang juga memberikan andil inflasi dominan adalah emas perhiasan,” tandasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Prabowo Perkuat Iklim Investasi Lewat IIFC

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:16

Jaksa Terbebani Pembuktian Ijazah Jokowi Asli

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:07

Kelahiran, Kejayaan, dan Runtuhnya Kekaisaran Romawi

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:40

Puluhan Ribu Warga Maroko Kabur ke Spanyol dengan Berenang

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:23

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Memetakan Lagu Tilawah Al-Qur’an

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:31

Jokowi ke kader PSI NTT: Kalau Butuh Bantuan Boleh ke Solo

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:21

Relawan Slamet Ariyadi Kawal PAN Menuju Tiga Besar 2029

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:06

Pembentukan IIFC Bisa Dongkrak Posisi RI di Panggung Ekonomi Global

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:40

Kompetensi Guru Naik 700 Persen

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:20

Selengkapnya