Berita

Pertamina dan Kementerian Lingkungan Hidup menanam ratusan pohon di Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK), Sukamakmur, Kabupaten Bogor. (Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

Pertamina dan KLH Tanam Pohon Produktif di Bogor

MINGGU, 02 NOVEMBER 2025 | 20:48 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Pertamina (Persero) bersama Kementerian Lingkungan Hidup melakukan penanaman pohon produktif di Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK), Sukamakmur, Kabupaten Bogor.

Kolaborasi ini sebagai memitigasi potensi bencana di kawasan perbukitan yang sebelumnya minim tanaman dan rawan longsor. Lahan seluas 100 hektare ini ditanami ratusan pohon produktif seperti alpukat, durian, rambutan, dan petai.

“Pertamina Group menanam 500 pohon sebagai bentuk dukungan nyata terhadap aksi mitigasi iklim. Kegiatan ini bukan hanya simbol, tapi bagian dari komitmen kami untuk menyeimbangkan emisi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis PT Pertamina (Persero), Agung Wicaksono dalam keterangannya, Minggu, 2 November 2025.


Kegiatan dipusatkan di Desa Pabuaran, sebagai bagian penting dari hulu DAS Bekasi yang mencakup tiga aliran sungai utama yakni Cileungsi, Hambalang, dan Bekasi.

Menurut Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, daerah tersebut rawan banjir karena hulu DAS sempat gundul.

"Dengan menanam pohon di wilayah kawasan konservasi, program ini membantu mengurangi risiko banjir dan longsor saat curah hujan tinggi. Pohon-pohon ini juga akan menyerap air dan menstabilkan tanah,” ujar Menteri Hanif.

Langkah kecil tersebut membawa makna besar bagi masa depan. Satu pohon yang tumbuh besar ini bisa memberi oksigen minimal untuk dua orang.

"Karena itu, mari terus menanam dan menjaga lingkungan, dimulai dari hulu sungai seperti di sini,” jelas Menteri Hanif.

Sementara itu, Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono menyebut kegiatan penanaman ini merupakan bagian dari program keseimbangan karbon (carbon offset) yang dilakukan menjelang kegiatan Konferensi Iklim Dunia (COP30) di Belém, Brazil.

Dukungan Pertamina menjadi wujud pemerintah yang memiliki komitmen dalam Paris Agreement untuk net zero emission tahun 2060. Pada COP30, Pertamina juga mendukung Kementerian Lingkungan Hidup dan aktif dalam upaya keseimbangan emisi karbon tersebut. 

"Semakin banyak yang menanam, semakin besar pula kontribusi kita dalam mengurangi emisi. Dengan cara ini, kita seperti ‘menghapus dosa karbon’ agar bumi tetap sehat dan layak dihuni,” ujar Diaz.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya