Berita

Flyer undangan demonstrasi pemilihan direksi dan Dewas BPJS.

Politik

Demo di Istana: Selamatkan BPJS, Stop Permainan Kotor Oknum!

MINGGU, 02 NOVEMBER 2025 | 17:41 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sejumlah organ civil society akan turunkan ke jalan. Demonstrasi di depan Istana Negara hari Senin besok mengkritik proses pemilihan direksi dan dewan pengawas (Dewas) BPJS Kesehatan dan Ketenagkerjaan.

"Kami minta Presiden menyelamat BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan dari permainan kotor yang dilakukan oleh Pansel," ujar German dari Forum Peserta Jaminan Sosial (FP Jamsos) dalam pesan elektronik yang diterima redaksi petang ini, Minggu, 2 November 2025.

Selain FP Jamsos, demonstrasi akan diikuti BPJS Watch, dan Indonesian Audit Watch (IAW). Demontrasi digelar mulai pukul 09.00 WIB.


Dalam aksinya mereka juga akan menyampaikan surat laporan kepada Presiden terhadap kecurangan pansel dan meminta kepada Presiden untuk mengganti serta melakukan seleksi ulang pencalonan direksi dan Dewas BPJS dengan menjunjung tinggi transparansi dan akuntabel.

"Kami mendapat informasi bahwa permainan kotor pansel juga dilakukan oleh seorang oknum Kementerian Pemberdayaan Masyarakat yang seluruhnya diorkestrasi oleh orang yang saat ini merasa dirinya memiliki pengaruh kuat di parlemen," kata Iskandar Sitorus dari IAW. 

"Kami minta tahu diri, hentikan, demi kepentingan ratusan juta rakyat," tambahnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya