Berita

Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dunia

Presiden Korsel Ingin Lanjutkan Proyek Jet Tempur KF-21 dengan RI

MINGGU, 02 NOVEMBER 2025 | 13:20 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung menyatakan keinginannya untuk melanjutkan kerja sama strategis dengan Indonesia dalam proyek pengembangan pesawat tempur siluman generasi baru, KF-21 Boramae. 

Pernyataan itu disampaikan Lee dalam pertemuan bilateral dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Korea Selatan, Sabtu, 1 November 2025.  

Lee menegaskan bahwa hubungan kedua negara telah berkembang pesat di berbagai bidang, termasuk ekonomi, perdagangan, investasi, serta pertahanan dan keamanan. 


“Kita telah membangun kerja sama di berbagai bidang, misalnya di bidang ekonomi, perdagangan dan investasi, serta di bidang pertahanan dan keamanan. Dan kita telah membangun tingkat kerja sama ini ke tingkat yang sangat tinggi. Saya yakin, saya berharap kita dapat melanjutkan tren ini,” ujar Lee dalam sambutannya.  

Khusus di sektor pertahanan, Lee menyoroti kemajuan penting dalam proyek pengembangan bersama pesawat tempur KF-21. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat dilanjutkan dan memberikan manfaat besar bagi kedua negara.

“Di bidang pertahanan dan keamanan, kita telah bekerja sama secara mendalam dalam pengembangan bersama pesawat tempur. Dan saya berharap ini akan menghasilkan hasil yang lebih besar bagi kita berdua, dan kita dapat melanjutkan contoh kerja sama yang baik seperti ini,” tambahnya.  

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menyambut positif komitmen Korea Selatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Indonesia berkomitmen untuk melanjutkan proyek KF-21 sembari menyempurnakan aspek teknis dan finansialnya. 

“Kami telah melanjutkan kerja sama ini, dan saya pikir kami akan terus membahas tindak lanjut dari proyek KF-21. Jadi, saya rasa para negosiator masih terus bekerja, dan tentu saja, negosiasi selalu bergantung pada aspek ekonomi, harga, dan skema pembiayaan,” kata Prabowo.  

Sebagaimana diketahui, proyek pengembangan jet tempur KF-21 sempat mengalami penundaan akibat keterlambatan pembayaran dari pihak Indonesia. 

Namun, kedua negara telah mencapai kesepakatan baru mengenai kontribusi finansial. Pemerintah Korea Selatan menyetujui pengurangan kontribusi Indonesia dari semula 1,6 triliun won menjadi 600 miliar won.  

Proyek KF-21 Boramae, yang diluncurkan pada 2015 dengan total nilai 8,1 triliun won, diharapkan menjadi simbol kemitraan strategis dan kemajuan teknologi pertahanan antara Indonesia dan Korea Selatan.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Menag Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:09

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Puluhan Ribu Umat Mulai Padati Kawasan Monas

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:48

Poros Tengah NU: Jalan Pemersatu, Menjaga Marwah, dan Kedaulatan Jam’iyah

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:50

Tim 9 Geledah Rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:47

Tak Sekadar Bendungan, Menteri Dody Punya Rencana Matang Tangkal Kekeringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:23

Azis Husaini Resmi Menjadi Nahkoda Baru RMOL.ID, Media Ekonomi dan Politik

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:43

Brigade Pangan KAMMI Bersambut Sambas Dukung PM-AAS

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:29

Warga Kupang: Terima Kasih Pak Jokowi!

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:49

Korupsi Masih jadi Tantangan Terbesar Demokrasi Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:07

Garuda Indonesia Pertahankan Kendali GMF di Tengah Kuasi Reorganisasi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:56

Selengkapnya