Berita

Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Pasukan Komando Pemuda Katolik (Paskokat) Gelombang II. (Foto: Humas PP Pemuda Katolik)

Presisi

Dirsosbud Baintelkam Puji Gelaran Diklatsar II Paskokat di Manado

SABTU, 01 NOVEMBER 2025 | 22:38 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Direktur Sosial Budaya (Dirsosbud) Baintelkam Brigjen Yohanes Agus Rijanto membuka Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Pasukan Komando Pemuda Katolik (Paskokat) Gelombang II.

Diklat yang diikuti ratusan kader Pemuda Katolik dari wilayah regio Sulawesi itu digelar di Pasar Tematik Tongkaina, Kota Manado, Sulawesi Utara, pada Jumat–Minggu, 31 Oktober–2 November 2025.

Kegiatan bertema “Konsolidasi Organisasi, Aksi Tanggap Bencana, Aksi Kemanusiaan, dan Bela Negara” ini menjadi bagian dari rangkaian Bulan Kaderisasi Nasional Pemuda Katolik Oktober-November 2025, dalam memperkuat pembinaan kader muda Katolik yang disiplin, tangguh, dan berjiwa sosial.


“Apa yang sudah dilakukan Pemuda Katolik sangat baik untuk mempersiapkan orang Katolik agar mampu terjun ke lapangan dalam bidang apa pun,” ujar Brigjen Yohanes, Sabtu, 1 November 2025.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus Gusma, mengatakan bahwa Diklatsar II ini jadi momentum memperkuat karakter kader muda Katolik yang siap berkontribusi bagi bangsa dan Gereja.

“Paskokat adalah simbol kesiapsiagaan kader Katolik yang berakar pada nilai kasih dan pengabdian. Kami ingin menghadirkan kader yang tidak hanya siap di lapangan, tetapi juga peka terhadap penderitaan sesama,” ujar Gusma.

Hal ini karena pelatihan tidak hanya berfokus pada pembinaan fisik dan kedisiplinan, tetapi juga pengembangan soft skills strategis seperti kepemimpinan berbasis pelayanan, advokasi sosial, dan pengorganisasian komunitas.

“Selama hal itu memperkuat komitmen kita kepada Pancasila, NKRI, dan nilai-nilai kemanusiaan, kita terbuka untuk belajar dari siapa pun,” katanya.

Di saat yang bersamaan, Komandan Nasional Paskokat sekaligus Ketua Bidang Kaderisasi dan Pelatihan Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Yustinus Wuarmanuk, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian integral dari sistem kaderisasi nasional Pemuda Katolik.

“Kami belajar dari Banser, Kokam, Brimob, hingga BPBD mengenai kedisiplinan dan kesiapsiagaan, karena nilai-nilai itu juga bagian dari panggilan pelayanan kami,” pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya