Berita

Para juri ajang Indonesia Influncer Award 2025 (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

IIAwards 2025: Influencer Bukan Sekadar Pembuat Konten

SABTU, 01 NOVEMBER 2025 | 15:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ajang Indonesian Influencer Awards (IIAwards) 2025 resmi digelar pada Sabtu, 1 November 2025 di The Sanctuary Auditorium, Jakarta. Acara ini menjadi bentuk apresiasi bagi para influencer yang memberi dampak positif di dunia digital Indonesia dengan mengusung tema “Influence with Integrity.”

Founder IIAwards Denanda Audri berharap penghargaan ini bisa mendorong para kreator digital untuk lebih profesional dan beretika. “Influencer hari ini bukan sekadar pembuat konten, tapi agen perubahan yang bisa membentuk opini publik ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Tahun ini, IIAwards memberikan penghargaan kepada para influencer berpengaruh di berbagai kategori, mulai dari Beauty, Travel, Culinary, hingga Digital Impact. Ajang ini juga menjadi wadah bagi kreator yang menginspirasi serta berkontribusi nyata bagi masyarakat dan industri kreatif nasional.


Acara diselenggarakan oleh Epicsky Entertainment bekerja sama dengan KPK RI, melalui Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi. Kolaborasi ini menekankan pentingnya nilai integritas di tengah pesatnya dunia digital.

CEO Epicsky Gautama menegaskan bahwa penghargaan ini bukan soal popularitas semata. “Influencer itu bukan cuma tentang jumlah pengikut, tapi bagaimana mereka bisa memberi pengaruh dengan integritas,” katanya saat ditemui usaai konferensi pers. Ia menambahkan, konten viral yang mengabaikan etika justru bisa merusak reputasi kreator dan brand.

Menurutnya, kebebasan berekspresi perlu disertai tanggung jawab. “Ada yang jujur tapi menjatuhkan pihak lain. Memang bisa viral, tapi merugikan orang lain. Yang seperti itu sebaiknya dihindari,” tegas Gautama.

Sekitar 50 influencer dari berbagai platform seperti TikTok, Instagram, dan YouTube turut hadir. Maudy Ayunda dan Denny Sumargo menerima Lifetime Achievement Award atas kontribusi positif mereka di dunia digital. “Menjadi influencer bukan hanya soal terkenal, tapi juga tanggung jawab atas pengaruh yang diberikan,” tutup Gautama.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya