Berita

Calon siswa sekolah kedinasan. (Foto: Antara)

Nusantara

Bimbel Akses, Bimbingan Sekolah Kedinasan yang Bikin Siswa Lulus PNS

SABTU, 01 NOVEMBER 2025 | 01:16 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Minat masuk sekolah kedinasan terus melonjak tajam jelang seleksi 2026. Alasannya sederhana tapi menggoda: kuliah gratis, berasrama, dan langsung diangkat menjadi PNS tanpa tes ulang setelah lulus. 

Tak heran jika ribuan siswa SMA/SMK sederajat kini berlomba mempersiapkan diri sebaik mungkin agar bisa menembus kampus kedinasan impian.

Hal ini juga dirasakan oleh Bimbel Akses, lembaga persiapan seleksi kedinasan terbesar di Indonesia, yang kini telah dipercaya oleh puluhan ribu siswa dan orang tua di seluruh Indonesia. 


Melalui pembelajaran online dan tatap muka di 50+ kota, Akses menjadi salah satu pilihan utama bagi mereka yang ingin serius menembus sekolah kedinasan seperti STAN, STIS, IPDN, Poltekim, hingga Poltekip.

“Setiap tahun, jumlah peserta kami meningkat pesat," kata  Plt Chief Marketing Officer Akses Education Centre, Ade Syahrul Ramadhani dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu 1 November 2025.

Bimbel Akses menggunakan sistem pembelajaran yang berkolaborasi langsung dengan taruna/i aktif dari berbagai sekolah kedinasan di seluruh Indonesia melalui Forum Mahasiswa Kedinasan Indonesia (FMKI).

Setiap siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga memahami strategi nyata dan pengalaman lapangan dari mereka yang sudah lolos seleksi.

Materi kelas, tryout, hingga modul semuanya disusun berdasarkan FR (Field Report) seleksi kedinasan terbaru, dan peserta bisa berlatih dengan lebih dari 10.000 soal SKD HOTS berbasis CAT (Computer Assisted Test).

“Peserta bisa konsultasi langsung dengan taruna, bahkan sampai H-1 tes. Pendampingannya intens, dan kami bantu sampai tahap pengumuman akhir,” kata Ade.

Sejak berdiri tahun 2009, lebih dari 6.092 siswa Akses telah dinyatakan lulus ke sekolah kedinasan dan resmi menjadi ASN di berbagai instansi pemerintahan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya