Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Facebook Prabowo Subianto)

Politik

Setahun Memimpin, Prabowo Bikin Oligarki Ketar-ketir

JUMAT, 31 OKTOBER 2025 | 18:25 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Dewan Direksi GREAT Institute Syahganda Nainggolan menilai satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menunjukkan arah baru bagi negara yang selama ini dinilai abai terhadap rakyat kecil. 

Ia menyebut, kebijakan Prabowo mulai menyentuh akar ekonomi rakyat hingga membuat kelompok elite oligarki ketar-ketir.

“Dari negara yang tidak pernah mengurus rakyat miskin, rakyat desa, sekarang Prabowo melakukan itu secara besar-besaran sampai konglomerat oligarki ketakutan dengan Prabowo,” ujar Syahganda Kepada RMOL di Kantor Great Institute, Jalan Gunawarman, Jakarta Selatan Jumat, 31 Oktober 2025


Menurutnya, salah satu langkah konkret terlihat dari upaya pemerintah membangun jaringan 82 ribu Koperasi Desa Merah Putih yang disebut bakal menjadi kekuatan ritel terbesar di Indonesia.

“Contoh ketika dia mendeploy 82 ribu Koperasi Desa Merah Putih sebagai kekuatan retail terbesar di Indonesia nantinya, mengalahkan semua retail-retail lainnya, maka Prabowo akan mengatakan rakyat yang berkuasa terhadap retail bisnis itu, baik pengadaan kebutuhan pokok, klinik, kesehatan, dan sebagainya melalui satu instrumen ekonomi rakyat yang disebut Koperasi Desa Merah Putih. Itu aja sudah luar biasa,” bebernya.

Syahganda juga menanggapi kritik sebagian kalangan yang menilai Prabowo tidak tahu apa yang rusak dari sistem sebelumnya.

“Kalau orang bilang Prabowo nggak tahu, itu keterlaluan. Orang itu mau ahli apa dia? Kalau dia ahli ekonomi, maka dia itu cukup bodoh untuk tidak tahu bahwa bapaknya Prabowo ini (Soemitro Djojohadikoesoemo) adalah begawan ekonomi Indonesia dan pendiri jurusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia,” ucapnya.

Syahganda menjelaskan, Prabowo memiliki latar belakang kuat dari keluarga yang paham betul tentang ekonomi dan pembangunan bangsa. Dari sisi politik pun, lanjut Syahganda, Prabowo telah kenyang pengalaman.

“Di zaman Orde Baru, dia sudah mengalami suka duka politik. Kemudian dia membangun partai, juga penuh suka duka. Masa dibilang nggak ngerti politik?” ujarnya.

Terkait tudingan bahwa Prabowo tidak tahu siapa yang merusak sistem, Syahganda menilai hal itu keliru.

“Dia memang selalu mengkategorikan, tidak person to person. Misalkan dia sebut serakahnomics, ya itu kan mafia-mafia. Tapi dia nggak sebut nama si A, si B, atau si C. Nanti melalui clustering itu, dia akan kena juga kepada orang-orangnya,” terang Syahganda.

Ketika ditanya apakah Prabowo sebenarnya sudah tahu siapa saja pelaku di balik istilah serakahnomics itu, Syahganda menjawab yakin.

“Yakin saya. Dia kan lama di dunia intelijen militer. Jadi dia tahu,” pungkasnya.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

IKA BEM Nusantara Ajak Elemen Bangsa Dukung Program Ketahanan Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:56

Bergerak Bersama Menuju Sila Kelima Pancasila

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:30

TNI Tembus Medan Terjal Salurkan 2 Ton Logistik di Kabupaten Puncak

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:09

Buka Turnamen Tenis Beregu

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:42

531 Atlet Taekwondo Terbaik Asia Siap Bertarung Demi Kehormatan Negara

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:24

Prabowo Harus Rombak Kabinet Buntut Tingkat Kepuasan Publik Melorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:04

Zanzabella Singgung "Si Ono" dan Rekaman CCTV: Pertengkaran Pasti Ada Sebabnya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:35

Pelaporan ESG Tahun 2026 Indonesia

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05

Ustaz Novel: LGBT Bahaya Laten dengan Daya Rusak Luar Biasa

Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:39

Tragedi KM Mutiara Sentosa 2: Keluarga Cemas Banyak Penumpang Tak Masuk Manifes

Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:53

Selengkapnya