Berita

Direktur Eksekutif GREAT Institute, Sudarto, saat merilis hasil survei terkait kinerja satu tahun pemerintahan Prabowo Subianto di Kantor GREAT Institute, Jakarta, Jumat 31 Oktober 2025. (Foto: RMOL/Ade Mulyana)

Politik

Survei GREAT Institute: 85,5% Puas Kinerja Prabowo, Program MBG-Kopdes Jadi Penopang

JUMAT, 31 OKTOBER 2025 | 18:02 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

GREAT Institute melakukan survei opini publik terkait kepuasan atas kinerja Presiden Prabowo Subianto. Hasilnya, 85,5% responden puas dengan kinerja Presiden Prabowo.

"Sebanyak 85,8 persen masyarakat puas dengan kinerja Presiden Prabowo dalam satu tahun terakhir, gabungan 54,2 persen menjawab puas dan 31,8 persen sangat puas. Sedangkan tingkat ketidakpuasan hanya 14,2 persen, gabungan 12,1 persen tidak puas dan 2,1 persen sangat tidak puas," kata Direktur Eksekutif GREAT Institute, Sudarto, di Kantor GREAT Institute, Jakarta, Jumat 31 Oktober 2025.

Data primer survei dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dengan skala Likert. Sumber data berasal dari 422 responden WNI berusia 17 tahun ke atas yang dipilih dengan multistage random sampling dan disebar di Jawa (59,7%), Sumatera (20,1%), dan kawasan Indonesia Timur (20,1%). Margin of error atau rentang ketidakpastian survei sebesar 5%.


Survei diperkuat data sekunder ekonomi meliputi data time-series resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia (BI), Kementerian Keuangan, Lembaga Penjamin Simpanan, dan Otoritas Jasa Keuangan. Data mencakup indikator makroekonomi, ketenagakerjaan, kemiskinan, dan realisasi anggaran.

Lalu big data terdiri dari 4,79 juta unggahan (query keywords) dari platform media mainstream, Twitter/X, Facebook, Instagram, YouTube, dan TikTok yang diambil pada periode 20 Oktober 2024-19 Oktober 2025 melalui API.
  
Sudarto mengungkap capaian kepuasan publik yang tinggi terhadap Presiden Prabowo tidak lepas dari kebijakan di sektor ekonomi dan politik. Yang paling dominan adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, pemberantasan korupsi, dan kebebasan berpendapat.

Sebanyak 89,8 persen masyarakat merasa program MBG bermanfaat terutama bagi anak-anak usia sekolah dan kelurga berpenghasilan rendah. Kemudian 70,4 persen merasa puas dengan pelaksanaan program MBG," kata Sudarto.

Kemudian sebanyak 71,8 persen masyarakat merasa program Kopdes Merah Putih dapat memperkuat ekonomi desa dan memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha kecil. Sebanyak 69,5 persen masyarakat merasa yakin program Kopdes Merah Putih dapat terlaksana.

"71,8 persen masyarakat merasa kondisi ekonomi rumah tangga sekarang lebih baik dibandingkan tahun lalu. 62,1 persen merasa daya beli lebih baik dibandingkan tahun lalu," kata Sudarto.

"Lalu 89,8 persen masyarakat merasa pemberantasan korupsi di era pemerintahan Presiden Prabowo lebih baik dibanding pemerintahan yang lalu. Kemudian 81,8 persen masyarakat mengatakan kebebasan berpendapat lebih baik dibanding pemerintahan yang lalu," tukasnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya