Berita

Ketua Umum IIYF, Ravindra (Foto: atnews.id)

Politik

IIYF: Kolaborasi Indonesia–India dalam MBG Wujud Solidaritas Pangan Global

JUMAT, 31 OKTOBER 2025 | 17:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kerja sama Indonesia dan India dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat sambutan positif dari Indonesia–India Youth Forum (IIYF). 

Ketua Umum IIYF, Ravindra, menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif kerja sama teknis antara Indonesia dan India, seraya menyebut kolaborasi tersebut sebagai simbol ikhtiar kemanusiaan untuk membangun masa depan yang lebih beradab.

“Pangan adalah bahasa universal kemanusiaan. Ketika dua negara besar seperti Indonesia dan India berkolaborasi dalam memastikan anak-anaknya tumbuh sehat dan berdaya, sesungguhnya kita sedang menulis babak baru solidaritas global dari Selatan dunia,” ujar Ravindra dalam keterangannya pada Jumat, 31 Oktober 2025. 


IIYF tengah menyiapkan kunjungan ke India untuk mempelajari praktik terbaik dari Mid-Day Meal Scheme, program makan bergizi gratis yang telah menjangkau lebih dari 120 juta anak sekolah di India. 

Dalam kunjungan itu, delegasi IIYF juga akan berdialog dengan anak muda India, lembaga sosial, dan akademisi mengenai strategi inovatif memperkuat ketahanan pangan berbasis komunitas.

“Kami ingin menghadirkan diplomasi yang hidup, diplomasi yang berakar pada solidaritas dan pengetahuan. Bagi kami, diplomasi bukan sekadar pertemuan antar elit, tetapi perjumpaan antar hati dan gagasan, di mana generasi muda memaknai kemitraan sebagai panggilan nurani untuk membangun dunia yang lebih adil,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ravindra menilai program MBG bukan hanya intervensi sosial, melainkan investasi moral dan peradaban. 

Ia menegaskan, kolaborasi Indonesia–India merupakan contoh nyata dari semangat South-South Cooperation yang berpihak pada manusia, bukan sekadar pada statistik ekonomi.

“Anak-anak yang mendapat makanan bergizi hari ini adalah pembawa obor peradaban esok hari. Mereka bukan sekadar penerima manfaat, tetapi benih-benih masa depan yang akan menentukan arah sejarah,” tuturnya.

Populer

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Usai DPR, Guru Besar IPB Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut

Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:24

HLN ke-81: PLN Perkuat Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:47

IKA FH Undip Gelar Konsolidasi, Ini yang Dibahas

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:55

Tolak Usul Luhut, PKS Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:25

Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Lewat SPSE V5

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:57

Konser Andrea Bocelli Turut Serukan Solidaritas Palestina Tuai Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:28

Menanti Negarawan di Tengah Oase Pragmatisme

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:55

InfraNexia Perkuat Kesiapan Infrastruktur Dukung Pertumbuhan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:25

Revitalisasi Intisab Siapkan Kepemimpinan Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:59

Kemerdekaan yang Belum Selesai: Dari Cita-Cita 1945 ke Amarah Gen Z

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:30

Selengkapnya