Ilustrasi (Foto: Artificial Intelligence)
Ilustrasi (Foto: Artificial Intelligence)
Presiden AS Donald Trump mengumumkan penurunan tarif impor terhadap China dari 57 persen menjadi 47 persen sebagai bagian dari kesepakatan baru yang diharapkan dapat meredakan ketegangan perdagangan kedua negara. Sebagai imbalannya, Beijing akan melanjutkan pembelian kedelai dari AS, mempertahankan ekspor logam tanah jarang, serta memperketat pengawasan terhadap perdagangan ilegal fentanyl.
Namun, pelaku pasar menilai perjanjian tersebut belum memberikan kepastian yang kuat. Kondisi tersebut memicu pelemahan di pasar saham global karena investor khawatir gencatan perdagangan ini hanya bersifat sementara.
Populer
Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58
Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33
Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45
Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21
Senin, 16 Februari 2026 | 12:00
Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20
Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59
UPDATE
Sabtu, 21 Februari 2026 | 14:13
Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:32
Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:21
Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:58
Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:49
Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:26
Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:14
Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:04
Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:25
Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:13